Foto atas dan bawah; Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S.IK bersama Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom, saat meninjau beberapa Pos Pengamanan pada malam lebaran, Rabu (12/5). (ist/lakeynews.com)
(ist/lakeynews.com)

Situasi Sebelum, Saat dan Sesudah Puncak Idul Fitri 1442 Hijriah

.

DOMPU, Lakeynews.com – Meski sempat diwarnai beberapa insiden pada malam hari raya, secara umum, suasana sejak sebelum, saat dan sesudah puncak Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Kabupaten Dompu, relatif kondusif.

“Syukur alhamdulillah, sampai malam ini, situasi dan kondisi di seluruh wilayah Kabupaten Dompu, kondusif,” kata Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S.IK, pada Lakeynews.com melalui telepon genggamnya, Kamis (13/5) malam ini.

Dia mengakui, pada malam lebaran, Rabu (12/5) malam, sempat terjadi insiden di dua tempat. Yakni kesalahpahaman anak muda di Desa Mbawi dan Kelurahan Karijawa.

Menurut Kapolres, kondisi keamanan di dua tempat tersebut sudah terkendali. “Untuk kejadian di Mbawi, sebenarnya hanya kesalahpahaman beberapa anak muda. Tadi malam sudah kita amankan lima orang yang diduga sebagai pemicunya,” kata AKBP Syarif.

Sedangkan insiden di Karijawa, kesalahpahaman terkait pemasaran spanduk. “Sudah kita mediasi. Alhamdulillah sudah berakhir berdamai. Diselesaikan secara kekeluargaan,” jelas Pamen Polri dengan dua melati itu.

Sedangkan di wilayah-wilayah lain, lanjut Kapolres, terpantau dan terdeteksi aman terkendali.

Terkendalinya situasi Kamtibmas di Bumi Nggahi Rawi Pahu tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari peran semua pihak. Terutama pihak TNI, Pemda dan berbagai elemen masyarakat.

Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S.IK bersama Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom, di salah satu Pos Pengamanan lebaran. (ist/lakeynews.com)

Kapolres juga mengungkapkan hasil pantauan dan kunjungannya bersama Dandim 1614/Dompu Letkol Inf. Ali Cahyono, S.Kom di beberapa Pos Pengamanan dan kondisi di lapangan (umumnya) pada malam lebaran. “Dari hasil kunjungan kami, tidak dijumpai masalah yang berarti,” urainya.

Masyarakat Dompu, katanya, patuh terhadap imbauan pemerintah. Tidak ada kegiatan takbiran keliling yang ramai seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kalaupun ada, warga yang berkumpul dan konsentrasinya tidak berlangsung lama. “Jalan sebentar, mereka bubar,” paparnya.

Demikian halnya ketika pelaksanaan Salat Id (puncak Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah), berjalan aman dan lancar. Jamaah juga tidak ada yang menumpuk di satu tempat.

Hal ini, karena lokasi pelaksanaan Salat Id tersebar di sejumlah masjid dan lapangan. “Disamping itu, pihak panitia dan jamaah patuh dalam menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” pujinya.

Sebelum mengakhiri wawancara yang berlangsung beberapa menit itu, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terciptanya situasi kondusif ini.

“Mari kita sama-sama jaga dan lestarikan situasi keamanan yang kondusif ini,” ajak Kapolres. (won)