Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah. (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Ini pernyataan terbaru dari Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah terkait mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dalam wilayah provinsi.

“Diberikan kesempatan sampai dengan tanggal 8 Mei, bukan tanggal 6 Mei, karena sebelumnya mudik diperbolehkan selama di dalam provinsi,” kata Gubernur dalam status di akun Facebook pribadinya.

Sebelumnya, Bang Zul (sapaan akrabnya) menekankan, bahwa tentang mudik, nanti akan ada surat resminya.

Namun demikian, Gubernur menyampaikan anjuran dengan mempertimbangkan instruksi pemerintah pusat dan kondisi terkini penyebaran Covid-19, maka untuk mengantisipasi tidak terjadinya ledakan corona seperti di India serta hasil rapat dengan para Bupati dan Wali Kota se-NTB, Selasa (4/5) pagi ini.

“Sangat dianjurkan kepada kita semua untuk tidak mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri atau hari lebaran tahun ini,” imbuh Bang Zul.

Kalaupun harus mudik karena sesuatu hal yang tidak bisa dihindari, maka pelabuhan Kayangan-Tano akan dibuka sampai tanggal 8 Mei, pukul 00.00 Wita.

Menurutnya, diberikan kesempatan mudik sampai 8 Mei, bukan tanggal 6 Mei. Alasannya, karena sebelumnya mudik diperbolehkan selama masih dalam wilayah Provinsi NTB.

Namun, melihat perkembangan penyebaran Covid terkini yang semakin membahayakan, maka tidak ada pilihan lain kecuali menutup penyeberangan sebagaimana dianjurkan oleh pemerintah pusat.

“Penutupan dilakukan mulai tanggal 8 sampai 17 Mei,” tegasnya sembari mengajak warganya terus berdoa agar wabah ini segera berlalu dan kondisi pulih seperti sedia kala. (tim)