Anak yang mengenakan pakaian SD berumur sekitar delapan tahun menjadi salah satu korban Lakalantas di Jalan Lintas Bima-Sumbawas, Desa Mangge Asi, Selasa (4/5) siang tadi. (feri/lakeynews.com)
Dua korban Lakalantas di Jalan Lintas Bima-Sumbawa, Desa Mangge Asi, dievakuasi warga menggunakan mobil pikc up ke RSUD Dompu. (feri/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Dua kendaraan bermotor tabrakan di Jalan Lintas Bima-Sumbawa, Desa Mangge Asi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Selasa (4/5) siang.

Sepeda motor yang adu jangkrik itu, jenis Honda Revo Fit Nopol EA 6334 MB dan Yamaha Vixion EA 5986 NA. Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang terkapar. Mereka mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Dompu.

Pantauan Lakeynews.com, kecelakaan ini terjadi pukul 11.56 Wita. Tak lama berselang setelah kejadian, warga setempat membantu menaikan ketiga korban yang tidak diketahui indentitasnya ke atas mobil pick up menuju tempat pelayanan kesehatan.

Salah satu di antara korban, anak perempuan berumur sekitar delapan tahun, mengenakan pakaian seragam SD. Dia terlihat tidak sadarkan diri dan di wajahnya dipenuhi darah.

Informasi yang dihimpun media ini di lapangan, saat itu, sepeda motor Vixion dari arah Dompu melaju dengan kecepatan tinggi. Motor menuju arah Bima itu menyalip mobil truk di depannya.

Motor Vixion remuk setelah du jangkrik di Jalan Lintas Bima-Sumbawa, Desa Mangge Asi. (feri/lakeynews.com)

Pada saat yang bersamaan, di samping truk, melaju kendaraan Revo. Diduga akibat kaget dan tidak mampu kendalikan kendaraan secara tiba-tiba, pria pengendara Revo yang membonceng seorang anak usia SD bertabrakan.

“Untung saja saat itu mobil lengah. Kalau kendaraan ramai, mungkin lain ceritanya,” kata seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

Hingga berita ini diunggah belum diketahui identitas dan kondisi terbaru ketiga korban.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Dompu IPTU I Wayan Sukarsana, SH, yang dikonfirmasi mengatakan, kejadiannya sedang didalami. “Mungkin besok akan dirilis Kasi Humas (IPDA Handik Wijaksono, red),” katanya.

Sukarsana belum bisa menjelaskan lebih jauh terkait peristiwa itu, termasuk identitas dan bagaimana kondisi terkini korban.

“Maaf saya sedang rapat, Pak. Jadi silakan datang ke piket Laka ya, agar gambaran detailnya bagus,” tandasnya. (fm/ady)