
BIMA, Lakeynews.com – Amazing Sedekah NTB, baru-baru ini sukses menggelar Lomba Tahfizul Quran (LTQ) untuk Wilayah Kabupaten Bima dan Dompu.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al-Ikhlas Desa Mpili, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, itu terselenggara atas kerja sama dengan Komunitas Dompu Mengaji (KDM) dan Komunitas Remaja Melek Alquran (KURMA) Donggo.
Grand Final kegiatan yang mengusung tema “Mencetak Generasi Penghafal Alquran” itu berlangsung Kamis, 29 April 2021 Masehi. Bertepatan dengan 17 Ramadan 1442 Hijriah.
Grand Final dibagi dua kategori dan tahapan. Yakni kategori SD/MI pada tahap pertama dan kategori SMP/MTs di tahap kedua.
Hadir menyaksikan dan memeriahkan acara puncak LTQ untuk SD/MI dan SMP/MTs itu, para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan masyarakat setempat.
Hasilnya, enam peserta dari dua kategori keluar sebagai yang terbaik. Berikut daftar mereka selengkapnya.
Untuk tingkat SD/MI;
Juara 1, Rumaisha Azzahro dari SDIT Wihdatul Ummah Sila Bolo;
Juara 2, Abdulloh Fauzan Arief dari SDIT Al Azzam Sila Bolo; dan
Juara 3, Durratul Nada Nazihah dari SDIT Imam Bukhari Dompu.
Sedangkan tingkat SMP/MTs;
Juara 1, Nurfauziah dari SDIT Imam Bukhari Dompu;
Juara 2, M. Fauzan Defa dari Ponpes As Salam Dompu; dan
Juara 3, Ulul Azmiatunnisa dari Ponpes Ibnu Abbas Lotim.
Ketika memberikan sambutan pada malam Grand Final itu, Koordinator Amazing Sedekah NTB Ustaz Sholeh Abdurrahman, mengutip sebuah Hadist Rasulullah SAW, bahwasannya; “Sesungguhnya Allah mengangkat suatu kaum dengan Alquran dan merendahkan suatu kaum dengan Alquran.”
“Untuk itu, kegiatan Lomba Tahfiz Quran ini dalam rangka menyebarkan dan membumikan Alquran,” jelas Ustaz Sholeh.
Dia menjelaskan, program Amazing Sedekah adalah sebagai media sedekah dan mendukung lahirnya para penghafal Alquran.
“Alhamdulillah sampai saat ini Amazing Sedekah telah menyebarkan sebanyak 2.600 eksemplar Alquran dan lebih dari 600 eksemplar Iqro’ di berbagai wilayah Kabupaten Bima dan Dompu,” paparnya.
LTQ ini, lanjut Ustaz Sholeh, salah satu cara membumikan dan menebarkan Alquran. Harapannya, dengan kegiatan ini, masyarakat –terutama para peserta– termotivasi dan meningkatkan hafalan Alquran.
“Dengan demikian, lahir generasi-generasi hebat penghafal Alquran,” paparnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana LTQ Nety Kusmiati, dalam sambutannya mengungkapkan, lomba ini merupakan kegiatan pertama dan terbesar yang diselenggarakan di Kecamatan Donggo, Bima.
Para pesertanya berasal dari sejumlah kecamatan di Bima dan Dompu. Awalnya, yang mendaftar saat audisi online 70 orang. “Kemudian disaring menjadi 14 orang. Tujuh orang untuk tingkat SD/MI dan tujuh orang SMP/MTs,” sebutnya.
Dari 14 peserta tersebut, lanjutnya, disaring lagi untuk masuk ke babak Semi Final. Sehingga menjadi (tersisa) 10 orang. “Kriteria yang diambil, Juara 1, 2 dan 3,” jelas Nety.
Nety berharap kegiatan semacam itu berlanjut dan terus digelar kedepannya. “Semoga kegiatan ini bukan yang pertama dan terakhir, tapi terus diadakan pada kesempatan berikutnya,” ujarnya.
Penyelenggara LTQ, Amazing Sedekah Foundation, menyediakan total uang pembinaan Rp. 3,7 juta, dengan besaran berjenjang. Selain itu, juga telah disiapkan piala, piagam penghargaan dan bingkisan bagi yang mendapat juara.
Menariknya, memeriahkan malam Grand Final tersebut, panitia mempersembahkan sebuah dongeng berjudul “Bumi Saruhu atau Penguasa Hutan” yang kisahkan oleh Faisal Mawa’a Taho dari Komunitas Gemar Sejarah (KGS) Bima.
Disamping itu, dirangkaikan dengan pemberian 100 paket santunan dari tim Amazing Sedekah NTB kepada anak yatim piatu dan duafa di Desa Mpili dan sekitarnya.
Sebelum acara dimulai, diadakan buka puasa bersama anak yatim, kaum dhuafa dan masyarakat sekitar. (tim)
