Ketua “baru” Pengurus Masjid Agung  Baiturrahman Dompu Drs. H. Moh. Nasuhi, M.Si. (ist/lakeynews.com)

H. Moh. Nasuhi: Ke Masjid, Anak-anak Harus Dirangkul

.

DOMPU, Lakeynews.com – Ketua dan para pengurus “baru” Masjid Agung  (Masjid Raya) Baiturrahman Dompu, membutuhkan dukungan dan doa dari segenap masyarakat Bumi Nggahi Rawi Pahu. Termasuk, agar para kepengurusan Periode 2021-2025 mampu mengemban tanggung jawab dalam kegiatan keagamaan dalam masjid.

“Dukungan dan doa dukungan sangat kami utuhkan dari stakeholders supaya masjid itu menjadi tempat ibadah yang dirindukan umat,” kata Ketua Pengurus Masjid Agung  Baiturrahman Dompu Drs. H. Moh. Nasuhi, M.Si.

Hal itu diungkapkan Nasuhi pada Lakeynews.com menjawab beberapa harapan publik kepada pengurus baru.

Harapan tersebut, salah satunya datang dari Bupati Dompu “Aby” Kader Jaelani (AKJ) saat mengukuhkan pengurus Masjid Agung, Kamis (29/4) lalu.

“Semoga para pengurus yang baru mampu mengemban tanggung jawab dalam kegiatan keagamaan dalam masjid,” harap Bupati kala itu.

Baca juga: AKJ Harap Peran Masjid Dioptimalkan

Para pengurus juga diharapkan mampu menciptakan dan menyelenggarakan pendidikan dakwah, kajian, usaha ekonomi, sosial kemasyarakatan, pembinaan mualaf serta mampu membina generasi emas bangsa. Sehingga memiliki akhlak yang mulia dan terpuji.

Pengurus masjid ditekankan agar mampu menjalin komunikasi antarpengurus dan memajukan setiap kegiatan, sehingga peran masjid akan optimal.

Harapan juga diungkapkan elemen masyarakat melalui media sosial. Antara lain, di Grup WhatsApp Lakeynews.com Suherman, S.Pd. Pria yang dikenal dengan sapaan Herman atau Herman Pelangi itu berharap, masjid tidak hanya berbicara tentang agama.

“Masjid juga harus lebih terbuka pada bidang sosial, politik, ekonomi dan lainnya. Disampaing harus lebih ramah terhadap anak-anak. Kasihan mereka diusir karena bermain saat salat,” ujarnya.

Beberapa aspirasi dan harapan itu mendapat respons baik dari pengurus Masjid Agung Baiturrahman Dompu. “Bagi kami, ini bukan amanah yang ringan. Karena bersentuhan langsung dengan kepentingan umat Islam,” jelas Nasuhi.

Lelaki yang berlatar belakang wartawan ini menjelaskan, masjid merupakan tempat untuk melaksanakan berbagai aktivitas keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Karena itu, harus dijaga kehormatannya sebagai tempat ibadah.

Menanggapi agar masjid ramah anak, Nasuhi yang pernah menjabat dan mengundurkan diri dari jabatan Kepala Kantor Kemenag Ka bupaten Dompu itu mengajak masyarakat agar menghargai anak-anak yang datang ke masjid.

Menurutnya, agar masjid ramah anak, maka anak-anak tersebut harus dirangkul. Dia pun tidak ingin anak-anak tersebut ditelantarkan, sementara orang tuanya mau masuk sendiri dalam surga.

“Surga itu milik semua orang, tidak hanya orang tua. Hadirnya mereka (anak-anak, red) menjadi bagian jamaah masjid harus tetap mendapat perhatian orang tua,” imbuhnya.

“Semoga Allah SWT merahmati, melindungi kita semua dan dijauhkan dari segala mara bahaya, termasuk terhindar dari Covid-19. Aamiin,” harap Nasuhi. (zar)