
DOMPU, Lakeynews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Calabai, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, kembali memaksimalkan momen Ramadan 1442 Hijriah ini, dengan beberapa kegiatan.
Salah satunya, meningkatkan tali silaturahmi dengan masyarakatnya melalui kegiatan Safari Ramadan. Dijadwalkan, Tim Safari Pemdes Calabai akan menyasar sembilan masjid dan musala di desa itu.
“Alhamdulillah, Senin (26/4) malam, kami memenuhi jadwal kunjungan kelima di Masjid Miftahul Jannah, Dusun Latonda 2,” kata Kades Calabai Syaifuddin Juhri, S.Pd, pada Lakeynews.com via pesan WhatsApp-nya, Rabu (28/4) siang ini.
Hadir dan ikut dalam kegiatan tersebut, seluruh anggota Tim Safari, mulai dari Kepala KUA Kecamatan Pekat sebagai pembina tim dan semua pimpinan lembaga desa. Yakni BPD, LPM, Lembaga Adat Pasapu Monca, ketua majelis taklim dan seluruh perangkat desa.
Menurutnya, Giat Safari ini merupakan Program Pemdes Calabai dan konsisten dilaksanakan delapan tahun terakhir.
“Sesuai jadwal, ada sembilan masjid dan musala yang akan dikunjungi dalam bulan Ramadan 1442 Hijriah ini,” papar Ompu Calabai, salah satu sapaan akrab Kades Calabai ini.
Direncanakan, kunjungan safari hari ini, Rabu (28/4) malam dilakukan di Masjid Abuwabul Jannah, Dusun Soridei 2.
Momen safari ini digunakan untuk mempererat hubungan, silaturahmi dan ukhuwah islamiah dengan segenap komponen masyarakat di tiap dusun.
Selain itu, kata Syaifuddin, dimaksimalkan untuk menyampaikan berbagai informasi pemerintah, baik yang bersifat imbauan maupun terkait pelaksanaan program pembangunan desa.
“Alhamdulillah, pemerintah memberi kelonggaran pada masyarakat untuk melaksanakan keigiatan ibadah Ramadan, seperti Taraweh dan lainnya. Namun, tetap mematuhi Prokes Covid-19,” kata Syaifuddin menyebut salah satu poin yang disampaikannya saat safari.
Dia mengimbau segenap masyarakatnya untuk tetap menjaga solidaritas dan terciptanya Kamtibmas yang kondusif sebagai modal utama membangun desa.
“Mari kita doakan pemimpin-pemimpin kita agar tetap istiqomah dalam melaksanakan tugas,” ajak Syaifuddin sembari mengimbau agar mengisi bulan suci ini dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah.
Lebih jauh disampaikan Syaifuddin, pelaksanaan pembangunan di desanya sejauh ini berjalan lancar, dengan target pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Target dimaksud, antara lain, air bersih (dengan Uji Geolistrik sumber air untuk pengeboran), sanitasi, pengelolaan sampah, RTLH, perbaikan jalan, pengembangan potensi Wisata Spot Pantai Rayuan Terlarang, dan bantuan untuk masjid dan musala (sesuai RPJMDes).
“Sayangnya, anggaran yabg bersumber dari APBDes tidak mampu mengakomodasi semuanya. Sehingga diupayakan sumber-sumber anggaran lain, baik dari APBD II, APBD I maupun sumber lainnya,” beber Syaifuddin. (tim)
