
DOMPU, Lakeynews.com – Kedatangan Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc beserta rombongan, Senin (26/4) sore, merupakan kehormatan bagi daerah dan masyarakat kabupaten Dompu.
Ketika menyambut kunjungan Pangdam tersebut, Bupati Dompu “Aby” Kader Jaelani (AKJ), melaporkan beberapa hal. Salah satunya disebutkan, bahwa hingga saat ini, Dompu dalam keadaan aman, tertib, kondusif dan terkendali.
“Hal itu tidak lepas dari arahan serta kendali TNI dan Polri sebagai penanggung jawab utama keamanan daerah bersama Forkopimda dan pihak lainnya. Kedua institusi tersebut mampu menyelesaikan berbagai permasalahan,” kata AKJ dalam seremonial yang berlangsung di Makodim 1614/Dompu.
Diketahui, kedatangan Pangdam untuk melakukan kunjungan kerja sekaligus meresmikan fasilitas pendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Dompu.
Baca juga: Kunker di Dompu, Pangdam IX/Udayana: Jangan Anggap Remeh Covid-19
Selain memuji kinerja TNI dan Polri, Bupati juga mengapresiasi berbagai program yang dilakukan Pangdam. Seperti ketahanan pangan dan air bersih, baik pompa hidran maupun sumur.
Program-program tersebut, menurutnya, sangat bermanfaat bagi masyarakat Dompu, khususnya warga Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa. Air bersih itu juga digunakan untuk keperluan lahan pertanian di Desa Bara, Kecamatan Woja dan Doromelo (Manggelewa).
“Yang dilakukan Pangdam sejalan dengan program unggulan Pemkab Dompu, JARA PASAKA. Yaitu Jagung, Porang dan Padi, Sapi dan Ikan,” sambung pria yang juga akrab disapa Aba Kade itu.
Tidak hanya itu, AKJ mengucapkan terima kasih kepada Pangdam dan jajaran yang telah berupaya keras membantu pihaknya mengurangi penyebaran Covid-19. Dengan begitu, upaya menyukseskan program strategis daerah untuk menunjang perekonomian nasional bisa dilakukan. Seperti pabrik gula, tambang emas dan rencana pembangunan Pelabuhan Nusantara.
“Kami mengharapkan dukungan penuh dan petunjuk dari Pangdam,” pinta Bupati yang dilantik pada Februari lalu itu.
Lebih jauh AKJ menjelaskan, selain Covid-19, Kabupaten Dompu juga sempat mengalami bencana alam. Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Hu’u pada tanggal 1 dan 9 Maret 2021, disusul lagi pada 1 April.
Penanganan masyarakat terdampak, pihaknya telah bekerja sama dengan instansi terkait dan berencana melaksanakan relokasi 108 rumah. “Kami juga melakukan perbaikan jalan saluran sungai dan berupaya mendapatkan bantuan dari BNPB,” ungkapnya.
Selain menjelaskan kondisi di wilayah yang dipimpinnya, Bupati memaparkan, daerah bermoto Nggahi Rawi Pahu ini memiliki wilayah seluas 2321,55 Km2. Memiliki delapan wilayah kecamatan yang terbagi dalam sembilan kelurahan dan 72 desa. Sedangkan, jumlah penduduk sebanyak 2.39.095 jiwa.
Persentase terbesar penduduknya bekerja di sektor pertanian (sekitar 32 persen) dan sektor perdagangan 15,6 persen. Kemudian, sekitar 7,3 persen di sektor perikanan, 11,7 persennya di sektor jasa dan sisanya sektor lain. “Komoditas unggulan di sini adalah jagung, padi, sapi dan ikan laut,” jelasnya.
Untuk menunjang perekonomian daerah, kata Bupati, ada investasi sektor swasta. Antara lain, PT. Sukses Mantap Sejahtera (PT. SMS), perusahaan pabrik gula di Kecamatan Pekat. Kemudian perusahaan pertambangan, PT. Sumbawa Timur Mining (PT. STM) di Kecamatan Hu’u.
“Perusahaan-perusahaan itu, antara lain yang bisa menjadi peluang untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” tandas Bupati AKJ.
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan turut berduka atas insiden tenggelamnya Kapal Selam Nanggala-402 di perairan utara Bali. Peristiwa yang menggugurkan 53 anggota TNI Angkatan Laut.
“Semoga segala dosa prajurit terbaik bangsa yang telah gugur diampuni oleh Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan,” doanya seraya berharap, TNI tetap diberikan kekuatan dan semangat untuk menjaga kedaulatan negeri ini dengan sebaik-baiknya. (zar)
