Penjual buah di depan RSUD Dompu Dudi Irawan, salah seorang warga yang meraup keuntungan besar diawal bulan puasa ini. (feri/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Penjual buah-buahan dan takjil di Kabupaten Dompu laris manis pada awal bulan Ramadan 1442 Hijriah.

Praktis hal tersebut membuat beberapa pedagang merasa untung, bahkan meraih untung besar. Pasalnya, pada lapak yang mereka gelar di pinggir jalan, ramai pembeli.

Pantauan Lakeynews.com pada Rabu (14/4) pukul 17.49 Wita, tampak penjual melayani para pembeli dari berbagai wilayah di Kabupaten Dompu. Selain membeli takjil, ada juga yang membeli buah-buahan.

Sebelum masuk bulan Ramadan, pendapatan mereka berkisar Rp. 300 – 400 ribu. Diawal bulan puasa ini, pendapatannya melonjak sampai satu jutaan rupiah.

“Alhamdulillah, pendapatan saya diawal bulan puasa bisa sampai satu jutaan,” kata penjual buah Dudi Irawan saat ditemui Lakeynews.com di lapaknya, depan RSUD Dompu.

Penjual takjil musiman, Dedi asal Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, menunggu pembeli di depan Bank BNI lama. (feri/lakeynews.com)

Hal yang sama diakui penjual takjil musiman, Dedi, asal Kelurahan Bada. Pria yang menggelar lapak di depan Bank BNI Dompu itu mengaku, mampu meraup omzet Rp. 500 ribu per hari dari hasil jualannya.

Pengakuan yang sama ditutur penjual buah kelapa asal Karijawa, Sri Inesintia. Pada bulan puasa kali ini, dia mampu mendapat omzet bersih penjualan hingga satu juta per dua hari.

“Iya, saya bisa menjual satu truk kelapa dan habis dalam dua hari. Kalau untung bersihnya, bisa sampai satu jutaan,” kata Sri.

Sri Inesintia asal Karijawa, penjual buah kelapa di samping Masjid Raya Baiturrahman Dompu. (feri/lakeynews.com)

Sementara itu, beberapa penjual mengeluhkan lapaknya yang kurang tertata. Mereka berharap, Pemda bisa menata lapaknya dengan pengadaan kios bakulan.

“Mohon pemerintah untuk bisa membantu pengadaan kios bakulan. Kasihan kami, menggelar lapak depan jalan. Belum lagi hujan, panas, serba kami rasakan,” harap penjual takjil, Nurseha, asal Kelurahan Bada. (fm)