Kepala SMAN 2 Dompu Mirafudin saat memberikan sambutan pada acara Pelepasan dan Pengukuhan Kelulusan 215 Peserta Didik Kelas XII Tahun Pelajaran (TP) 2025/2026. (tim/lakeynews)

DOMPU – Kepala SMAN 2 Dompu Mirafudin mengatakan, acara Pelepasan dan Pengukuhan Kelulusan 215 Peserta Didik (siswa) Kelas XII SMAN 2 Dompu Tahun Pelajaran (TP) 2025/2026 merupakan momen bersejarah, khususnya bagi peserta didik yang dilepas tersebut.

Dalam sambutan sebelum melepas 215 siswa itu, Mirafudin mengungkapkan, tiga tahun lalu mereka datang ke sekolah tersebut sebagai tunas yang penuh tanya. Kini, mereka terlihat berdiri tegak sebagai “elang-elang muda” yang siap mengepakkan sayap.

“Jangan pernah takut akan tingginya langit. Kalian telah dibekali akal yang kuat dan ilmu yang bermanfaat. Tembuslah batas-batas keraguan, karena langit terlalu luas untuk dijelajahi dengan ketakutan,” pesannya.

Baca jugaMeriah, Pelepasan 215 Siswa Kelas XII SMAN 2 Dompu

Dia juga menyemangati, agar anak-anak terus terbang tinggi, dsn mengukir prestasi diwaktu berpijak. Namun, diminta agar tidak pernah lupa pulang ke akar tempatnya belajar berdiri. Yakni SMAN 2 Dompu.

Dikatakan Mirafudin, kesuksesan anak-anak menyelesaikan pendidikan di sekolah tersebut tidak lepas dari peran, dukungan penuh dan doa tulus yang dipanjatkan para orang tua dan semua pihak. “Itu semua menjadi pilar utama dalam menjaga anak-anak tetap semangat menempuh pendidikan di sekolah ini. Karena itu, kami ucapkan terima kasih,” tuturnya.

Meski demikian, Mirafudin menyadari, selama ini tentu saja tidak lepas dari kekurangan. Atau, ada hal-hal yang belum sesuai harapan. “Kami mohon maaf. Kekurangan-kekurangan tersebut akan kami jadikan bahan evaluasi untuk kedepan yang lebih baik,” tandasnya.

Kepada guru-guru dan staf tata usaha, Mirafudin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya. Dia tahu betul betapa lelahnya membimbing 215 siswa tersebut.

Mirafudin menyadari, para guru bukan saja sekadar mentransfer ilmu pengetahuan. Namun juga telah menginvestasikan waktu, tenaga, pikiran, bahkan perasaan dalam membentuk karakter baik pada “elang-elang” muda.

“Atas semua itu, saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Terlebih rekan-rekan staf TU yang bekerja luar biasa di balik layar,” cetusnya. (A2)