Kadistanbun Kabupaten Dompu Ilham, SP. (tim/lakeynews.com)

Senin, Kadistanbun Dompu Kunjungi Petani yang Merusak Padi

.

DOMPU, Lakeynews.com – Pemkab Dompu melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) cukup responsif dan segera mengambil langkah-langkah. Menyusul ada dan vitalnya video seorang petani di Desa Wawonduru, Kecamatan Woja, yang merusak tanaman padi karena merasa tidak diperhatikan.

Kadistanbun Kabupaten Dompu Ilham, SP, mengatakan, akan segera menyampaikan video ini kepada atasannya dan pemerintah atasan.

“Saya akan sampaikan video ini kepada Kementan (Kementerian Pertanian RI), Pak Gubernur (NTB) dan Pak Bupati (Dompu),” kata Ilham pada Lakeynews.com, Minggu (28/3) malam ini.

Ilham berencana menemui petani Wawonduru yang merusak padi yang masih sangat muda menggunakan mesin pemotong rumput itu.

“Besok (Senin, 29/3, red), kami akan kunjungi langsung petani itu di lahan sawah yang bersangkutan,” jelas pria yang kerap dipanggil Kadis Dori (Kadis muda, red) itu.

Baca juga:

Petani padi merasa tidak diperhatikan? Benarkah? Jika benar, mengapa bisa seperti itu?

Ilham membantah jika Pemkab dituding tidak pernah memperhatikan petani padi. Hanya saja selama ini yang kerap menunjukkan gejolak adalah petani jagung. Sedangkan petani padi, nyaris tidak terdengar riak-riaknya.

“Petani padi selama ini tidak pernah ada gejolak,” papar Ilham.

Dia memperkirakan, rendahnya harga gabah petani terkait kebijakan impor beras. “Mungkin ada kaitan impor beras,” ujarnya dengan nada tanya. (tim)