Ratusan pengunjung lokasi wisata Doro Wadu Na’e, Dompu dibubarkan Kepolisian dari Sektor Kota Dompu bersama pihak Kelurahan Kandai Satu. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Pihak Kepolisian dan Pemerintah Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, bertindak cepat.

Begitu mengetahui dan viral sorotan terhadap ramainya warga yang berkunjung ke lokasi wisata Doro Wadu Na’e (DWN) di Lingkungan Dorongao, Kandai Satu, langsung action ke lapangan.

Pihak kepolisian dari Sektor Kota Dompu bersama Lurah Kandai Satu Dedy Arsyik, S.Sos dan beberapa stafnya, membubarkan pengunjung yang memadati batu besar itu dalam situasi (masa) Covid-19 mengancam siapapun saat ini.

Dalam dua hari terakhir, mereka juga menghalau pengunjung baru dan melarang adanya kunjungan ke tempat itu untuk sementara waktu. Sampai wabah Covid-19 ini dinyatakan berlalu oleh pemerintah.

Menurut Lurah Dedy, setelah memperoleh informasi viral tentang banyaknya orang yang berkunjung ke Doro Wadu Na’e m, dirinya langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek Kota Dompu.

“Beberapa saat kemudian, empat anggota Polsek Dompu beserta kami turun ke lokasi,” kata Dedy pada Lakeynews.com, Senin (13/4) malam.

Dedy menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besar kepada adik-adik, kakak-kakak dan saudara-saudaranya sebagai pengunjung dan pencinta Doro Wadu Na’e.

Lurah Kandai Satu, Dedy Arsyik, S.Sos bersama salah seorang anggota Polsek Kota Dompu. (ist/lakeynews.com)

Dedy menjelaskan, tidak ada maksud dan niat pihaknya untuk melarang warga dan siapapun untuk berkunjung dan berwisata di Doro Wadu Nae.

“Tapi mohon pengertiannya, kita sedang menghadapi wabah Covid-19,” pintanya memberikan pengertian.

Terkait pandemi Covid-19, sambung Dedy, siapapun tidak diperbolehkan berkumpul dan bersama. “Ini sebagai langkah antisipasi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah kita tercinta ini,” paparnya.

Lurah yang dikenal paling intens dan aktif berkomunikasi dengan warga melalui media sosial ini, mempersilakan warga untuk datang dan berkunjung sebanyak-banyaknya ke tempat itu.

“Insya Allah pada saatnya nanti, ketika wabah Covid-19 ini mereda, kami persilakan kepada siapapun untuk datang. Karena, kehadiran saudara-saudaraku semuanya adalah kebanggaan yang luar biasa bagi Kelurahan kami,” ujarnya.

Dedy mengajak semua elemen untuk bersama-sama menjaga diri dan mencegah penyebaran Covid-19. “Siapapun kita tidak menjamin untuk tidak terpapar virus corona ini,” imbuhnya. (zar)