

Diduga Pengaruh Miras Saat Nonton Orgen Tunggal Malam
DOMPU, Lakeynews.com – Dua warga Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, nyaris tewas setelah saling bacok di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Ahad (2/2) sekitar pukul 01.00 Wita.
Kedua warga Kempo itu, Suwandi (40), asal Desa Kempo, mengalami luka tusuk bagian leher dan Suherman (45), asal Desa Soro, mengalami luka sobek dan menganga di bagian bahu.
Peristiwa saling bacok itu terjadi saat keduanya bersama warga lain menyaksikan hiburan orgen tunggal di Soritatanga. Kuat dugaan keduanya dibawa kendali minuman keras (miras).
“Kedua orang itu sudah dirujuk ke RSUD Dompu untuk perawatan lebih lanjut,” kata Kapolsek Pekat IPDA Abdul Malik, SH melalui Kanit Intelkam Bripka Mustawa pada Lakeynews.com.
Menurut Mustawa, peristiwa tersebut berawal dari adanya hiburan orgen tunggal malam yang diadakan Junaidin Madi (50), warga Soritatanga.
Kegiatan hiburan itu dikunjungi banyak orang. Selain warga setempat, juga warga dari desa dan kecamatan lain.
Sekitar pukul 01.00 Wita, Suandi menegur Suherman alias Rikon yang joget di atas panggung. Tidak terima dengan teguran tersebut, Suherman memukul Suandi menggunakan tangan.
“Kemudian Suherman mengeluarkan belatinya dan menusuk leher Suwandi,” sambung Mustawa.
Dibeberkan Mustawa, setelah dipukul dan merasa lehernya terluka, Suwandi pun bereaksi. Suwandi lalu mengeluarkan parang miliknya dan langsung membacok Sdr. Suherman di bagian bahu kanan.
“Kerena tidak terima ditegur, mereka langsung saling bacok,” tandas Mustawa sembari membenarkan dugaan kedua warga itu dibawa pengaruh miras. (orj/zar)

Butuh extra keamanan dalam hal miras ,narkoba dll , dan juga pihak pemerintah setempat serta pemudanya untuk dapat di ikut sertakan dalam hal sosialisasi tentang bhy miras dan narkoba.
Dompu ku tercinta