Persiapan untuk Debat Perdana dua Paslon Bupati/Wabup Dompu 2024 sudah matang dilakukan KPU sebagai penyelenggara. (ist/lakeynews.com)

 

Catatan: Sarwon Al Khan, Dompu

 

RENCANA maupun jadwal Debat Publik Pertama dua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Dompu 2024 sudah final. Dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati, Senin (11/11/2024) malam.

Paslon Nomor Urut 1, Bambang Firdaus dan Syirajuddin (BBF-DJ); serta Paslon Nomor Urut 2; H. Kader Jaelani dan H. Syahrul Parsan (AKJ-Syah) akan “diadu” mulai pukul 19.00 Wita hingga selesai.

Logo Pilkada 2024

Kabupaten Dompu lima tahun kedepan mau mereka apakan? Akan mereka bawa kemana? Seperti apa visi, misi, dan program yang mereka susun dan rencanakan?

Tentu saja harapan publik Dompu, program-program tersebut riil, spesifik, dan masuk akal. Program-program yang pro dan mensejahterakan rakyat. Bukan untuk kepentingan segelintir orang.

Semua itu akan tergambar saat debat publik, baik debat pertama pada 11 November maupun debat kedua yang direncanakan 21 November ini.

Baca juga: Dua Paslon Pilkada Dompu “Diadu” Dua Kali, Delapan Tema, Enam Segmen

Dua Paslon akan unjuk kemampuan guna menghipnotis calon pemilih untuk menjatuhkan dukungan dan pilihan pada mereka.

Moderator debat masih sesuai rencana semula. Yakni Kanza Tamarindora, jurnalis berpengalaman, public speaker, dan presenter CNN Indonesia Jatim Today.

Sedangkan panelisnya terdiri dari lima orang. Semuanya dari perguruan tinggi yang ada di NTB. Hingga Minggu (10/11/2024) malam, identitas mereka masih dirahasiakan oleh pihak KPU, dengan beberapa alasan dan pertimbangan.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Kabupaten Dompu Yusuf (kaos hitam) bersama Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Maman Apriansyah, ditemui Lakeynews.com di Kantor KPU, Minggu (10/11/2024) sore. (won/lakeynews.com)

Persiapan Matang Pendopo Bupati Dianggap Representatif

Sejumlah persiapan yang dibutuhkan dalam kegiatan debat perdana sudah matang dilakukan KPU Kabupaten Dompu sebagai penyelenggara.

Semula tempat debat direncanakan di Gedung Paruga Samakai. Namun, digeser ke Aula Pendopo Bupati karena dianggap representatif untuk tempat debat. Meskipun ukurannya tidak terlalu luas.

“Aula Pendopo Bupati, satu-satunya yang representatif. Gampang diakses, mudah dalam pengaturan sistem keamanan dan lainnya,” kata Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Kabupaten Dompu Yusuf pada Lakeynews.com di Kantor KPU, Minggu sore.

Yusuf yang saat itu bersama Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Maman Apriansyah menegaskan, pihaknya tidak ingin mengambil risiko.

Dikatakan, Dompu tidak banyak pilihan. Walaupun ada usulan menggunakan gedung (aula) DPRD, setelah dilihat dan dicek ternyata meragukan. “Agak riskan, kita tidak mau ambil risiko. Apalagi sebentar lagi mau pemungutan suara (27 November, red),” tegas Yusuf.

Persiapan secara teknis di Aula Pendopo sudah hampir rampung. Kru TVRI NTB yang akan menyiarkan secara langsung acara debat, sedang memasang peralatannya.

Pengaturan arena debat, dan persiapan-persiapan yang substantif seperti daftar pertanyaan untuk dua Paslon difinalisasi oleh tim panelis. “Mudah-mudahan tercipta suasana debat yang berkualitas, baik dari sisi penyelenggara maupun peserta,” harap pria yang akrab disapa Sandhi itu.

 

Pengamanan Dilakukan Tiga Lapis

Hasil koordinasi KPU dengan pihak Polres Dompu, pengamanan debat dilakukan Polres di-back up Kodim 1614/Dompu dan Satpol PP. Dengan sistem pengamanan yang begitu ketat, hingga tiga lapis.

“Insya Allah akan ada tiga ring pengamanan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan,” papar Yusuf.

Pengamanan yang begitu ketat dilakukan, lanjutnya, karena indeks kerawanan Kabupaten Dompu dianggap tinggi. Bahkan berada di peringkat pertama se-Provinsi NTB.

Data kekuatan personel pengamanan ada di Polres. Termasuk di pos-pos atau titik-titik pengamanannya.

 

Tiap Paslon Dibatasi 50 Orang, Tempat Parkir Dipisah

Masih terkait pertimbangan keamanan dan kapasitas tampung Aula Pendopo Bupati. KPU membatasi jumlah pendukung tiap Paslon maksimal 50 orang, selain dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati beserta istrinya (masing-masing empat orang per paslon).

Jadinya, total 54 orang setiap Paslon. 50 pendukung dan empat lagi adalah Paslon beserta istrinya. “Itu berdasarkan (hasil) kesepakatan kami dalam rapat koordinasi terakhir,” ungkap Yusuf.

Tempat parkir tim pendukung dua Paslon juga dipisah. Tim Paslon Nomor 1 disiapkan tempat parkir sebelah selatan gerbang pendopo. Sedangkan Tim Paslon Nomor 2 akan parkir di sebelah utara gerbang pendopo.

Arahan dari pihak kepolisian, dua paslon akan datang dari dua arah yang berbeda. Tim Paslon Nomor 1 dari arah selatan, Tim Paslon Nomor 2 datang dari arah utara.

Sementara khusus untuk dua Paslon parkir di halaman, samping pendopo. Disiapkan tempat untuk empat kendaraan, dengan estimasinya tiap paslon dua kendaraan. “Yakni kendaraan calon bupati dan istrinya, serta kendaraan calon wakil bupati dan istrinya,” jelas Yusuf.

Bagaimana dengan tempat parkir tamu umum?

Menurut Yusuf, parkiran mereka membaur dengan tempat parkir pendukung dua Paslon. Mana-mana saja tempatnya mau parkir.

“Tapi karena jumlahnya tidak banyak, bisa saja akan parkir di dalam kompleks kantor Bupati, di jalan antara pendopo dan Lapangan Beringin,” sambungnya.

 

Saksikan Debat Lewat Siaran Langsung

Sejauh ini tidak ada yang terlalu dikhawatirkan KPU. Kecuali berkaitan dengan faktor keamanan dan ketertiban.

Hal tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa insiden belakangan ini, yang sempat memengaruhi meningkatnya suhu politik di Bumi Nggahi Rawi Pahu. “Kan sempat heboh juga kejadiannya,” ujarnya.

Namun, dengan sistem keamanan yang ketat, diharapkan mampu meminimalisir kemungkinan adanya kejadian-kejadian yang sama sekali tidak diinginkan.

Kemudian, agenda debat berjalan lancar. Masing-masing Paslon mengimbau para pendukungnya untuk sama-sama menjaga keamanan dan menyukseskan kegiatan ini.

Diharapkan juga tiap Paslon maupun tim pemenangan agar menginstruksikan para pendukung maupun simpatisan (di luar 50 orang) agar menyaksikan debat lewat siaran langsung di saluran dan kanal Youtube TVRI NTB, serta kanal Youtube KPU Kabupaten Dompu.

“Tidak perlu datang ke arena debat. Tidak ada gunanya. Selain tidak bisa masuk ruangan debat, juga di luar ruangan tidak disiapkan layar untuk nonton. Pengeras suarapun tidak ada,” imbuhnya.

Plt. Kepala Bakesbangpol Kabupaten Dompu Ardiansyah. (dok/lakeynews.com)

Jaga Keamanan, Jaga Persaudaraan

Di tempat terpisah, Plt. Kepala Bakesbangpol Kabupaten Dompu Ardiansyah mengatakan, pasca-digelarnya raat koordinasi di Kafe Laberca, situasi Kamtibmas di Kabupaten Dompu cukup terkendali. “Alhamdulillah dinamika politik di daerah kita akhir-akhir ini relatif terkendali,” kata pria yang akrab disapa Simpe Dian itu.

Hal itu disampaikan Ardianyah ketika ditemui Lakeynews.com di sela-sela pembukaan acara Festival Kopi Tambora, di Jalan Soekarno-Hatta, Sabtu (9/11/2024) malam.

Baca jugaAntisipasi! Suhu Politik Dompu Memanas

Ardiansyah mengajak semua lapisan masyarakat Kabupaten Dompu untuk sama-sama menjaga keamanan dan menyukseskan Pilkada 2024 dengan penuh kedamaian dan kesejukan. Hubungan antarsesama yang terbangun sangat baik selama ini agar dipertahankan dan terus ditingkatkan.

“Jaga keamanan, jaga persatuan dan persaudaraan kita. Jangan hanya karena Pilkada, karena beda dukungan pilihan, lalu merusak hubungan baik kita selama ini,” imbuhnya. (*)