
Kejurnas Taekwondo Pelajar dan Mahasiswa “Danrem Cup 162/WB”
DOMPU – Pengurus Cabor (Pengcab) Persatuan Taekwondo Indonesia (PTI) Kabupaten Dompu mengirim dua Dojang (perguruan/pusat latihan) untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Pelajar dan Mahasiswa.
Kejurnas itu bertitel Danrem Cup 162 Wirabhakti (162/WB) dalam rangka Dirgahayu ke-79 TNI. Berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Tripat Gerung, Kabupaten Lombok Barat, mulai 28 Oktober hingga 2 November 2024.
Kedua Dojang asal Dompu yang diutus pada kejuaraan tersebut, Dojang Bintang Juara sebanyak 32 orang dan Dojang Black Tiger sebanyak 10 orang.
Menurut Ketua Pengcab PTI Kabupaten Dompu Sirajudin, pengutusan dua Dojang itu setelah melalui proses seleksi, penelitian, dan penilaian kelayakan para atletnya. Antara lain, kemampuan tanding dan penguasaan arena, fisik/cardio yang bagus, serta mental tanding dan pengalaman mengikuti event daerah, nasional maupun internasional.
Para atlet Kejurnas Taekwondo dari Kabupaten Dompu itu dilepas oleh Sirajudin di Terminal Ginte pada Senin (28/10/2024) lalu. Mereka berangkat ke Pulau Lombok dengan menumpang bus sewaan.

Saat ini sedang berjuang untuk meraih medali, menjadi yang terbaik dan mengharumkan nama daerah Dompu pada kejuaraan tersebut.
“Alhamdulillah, sudah ada beberapa medali yang berhasil diraih para atlet Taekwondo kita,” kata Sirajudin pada Lakeynews.com, Kamis (31/10/2024).
Ditanya anggaran untuk mendanai kontingen Taekwondo Dompu, pria yang akrab disapa Sabeum Sirajudin menyebut kembali bersumber dari swadaya.
“Alhamdulillah ada dana talangan dari para orang tua atletik, dan uang kas pengurus masing-masing Dojang serta Pengkab Taekwondo Dompu,” ungkapnya.
Baca juga:
* Ikuti Kejurprov NTB 2023, 50-an Atlet Taekwondo Dompu Biayai Sendiri Lagi
* Taekwondo Butuh “Cinta Tulus” KONI Dompu
Meski demikian, dia berharap event bergengsi ini bisa menjadi tolok ukur prestasi para atlet. Sehingga, kedepan kualitasnya mampu sejajar dengan kabupaten/kota dan provinsi lain yang sudah maju Cabor Taekwondo-nya.
Sirajudin terus berharap, kedepan dipermudah lagi akses dukungan dari pemerintah (daerah). “Sejauh ini, Cabor Taekwondo Kabupaten Dompu masih sangat jauh dari kata ‘sejahtera’, karena setiap mengikuti event selalu pakai dana sendiri (swadaya),” tandasnya. (tim)
