
DOMPU, Lakeynews.com – Calon Guru Penggerak (CGP) Kabupaten Dompu, Provinsi NTB, sukses melaksanakan Lokakarya 7 (Tujuh). Acara yang digelar CGP angkatan kedua tersebut berlangsung di Gedung Paruga Samakai, Sabtu (13/11).
Kegiatan dengan tema “Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP)” itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Dompu Gatot Gunawan Perantauan Putra, S.KM, M.M.Kes. Gatot hadir mewakili Bupati Kader Jaelani.
Hadir juga Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Drs. H. Rifaid, M.Pd, Pengurus Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) PKN dan IPS Malang, kepala sekolah, pengawas sekolah, guru dan perwakilan komunitas, seperti KNPI, IDI, FIGUR Dompu, INOVASI NTB, Forum Dosen Semesta NTB, DPD MIO Indonesia Dompu dan lainnya.
Kepala P4TK PKN dan IPS Malang diwakili Drs. Subur mengungkapkan, Program PGP merupakan program unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Tujuan program ini, menghasilkan para guru yang cerdas, memiliki kematangan moral, inovatif, kolaboratif, cakap dan adaptif dengan kemajuan teknologi, sehingga dapat memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia.
Dijelaskan Subur, CGP angkatan kedua di Kabupaten Dompu 56 orang. Mereka telah mengikuti pelatihan serta pendampingan bersama fasilitator dan pengajar praktik secara daring dan luring selama tujuh bulan.
“Hari ini kita bisa melihat langsung karya atau produk dari hasil Program Pendidikan Guru Penggerak,” kata Subur.

Sedangkan Kadis Dikpora H. Rifaid mengatakan, para guru Kabupaten Dompu yang mengikuti Program PGP merupakan guru-guru terbaik. Mereka mengikuti program ini bukan utusan kepala sekolah ataupun pengawas sekolah. Mengapa?
“Mereka adalah para guru yang telah lolos seleksi sangat ketat berbasis teknologi digital. Diseleksi langsung oleh Panitia dari Kemendikbudristek,” tegasnya.
Rifaid menambahkan, kedepan persyaratan untuk menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah wajib memiliki sertifikat telah mengikuti Program PGP.
Karena itu, para CGP Dompu diharapkan dapat menyelesaikan program ini. “Sehingga, mereka dapat menjadi pemimpin pembelajaran dan dapat menghasilkan Pelajar Profil Pancasila,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekda Dompu Gatot Gunawan Perantauan Putra, mengakui Program PGP yang diselenggrakan Kemendikbudristek melalui P4TK PKN dan IPS Malang, sangat membantu Pemkab Dompu. Program ini telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para guru di Dompu, sehingga ggur-guru terus berinovasi dalam memajukkan dan mengembangkan mutu pendidikan.
Sekda Gatot berharap, dengan adanya kegiatan ini, visi-misi pemerintahan AKJ-Syah menjadikan Dompu MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius) dapat direalisasi dengan baik.
Pantauan media ini, para CGP Kabupaten Dompu yang didampingi pengajar praktik dan fasilitator telah menampilkan karya dan program terbaiknya dalam Lokakarya 7 atau Festival Panen Hasil belajar.
Para CGP menghasilkan karya edukasi seperti media pembelajaran, perangkat pembelajaran, alat peraga edukasi dan alat untuk membantu kegiatan praktikum siswa.
Selain itu, para CGP telah melaksanakan program seperti program Literasi Baca Alquran, Pojok Baca, Pelatihan Pembelajaran Berbasis IT, Klinik Kerohanian, Green School dan program lainnya yang sangat konstruktif bagi kemajuan pendidikan di Dompu. (ayi)
