
BIMA, Lakeynews.com – Si jago merah mengamuk di Desa Tolowata dan Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Selasa (20/4) sore. Tiga rumah panggung, satu rumah toko (Ruko) dan satu lumbung padi hangus terbakar. Total kerugian akibat kebakaran itu, diperkirakan mencapai Rp. 500 juta.
Kapolres Bima Kota melalui Kapolsek Ambalawi IPTU Rusdin mengatakan, rumah yang terbakar itu milik dua petani; M. Ali Hajana (44) dan Fendi (33), alamat Dusun Tera Luba RT 15 RW 06 Desa Tolowata. ”Dua buah rumah panggung 12 tiang beserta isi dan rata dengan tanah,” katanya.
Sementara di Dusun Dana Bura, Desa Nipa, rumah milik Ridwan (33) petani dan Aminah (74). ”Rumah milik Ridwan rata dengan tanah, sedangkan rumah Aminah rusak dinding sebelah kiri, belakang dan atap,” jelasnya.
Kapolsek menceritakan kronologisnya, awalnya warga mendengar bunyi dan melihat percikan api di meteran listrik rumah M. Ali Hajana. Dalam waktu singkat, api langsung membesar hingga warga berteriak dan minta tolong.
”Sesaat kemudian, warga beramai-ramai datang dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” sambungnya.
Akibat musibah kebakaran yang dialami, jumlah kerugian dapat diperkirakan sekitar Rp. 500 juta,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Lakeynews.com, penyebab kebakaran di picu konslet rice cooker. (mir/ady)
