
BIMA, Lakeynews.com – Salah satu dari tiga jembatan buatan TNI Angkatan Darat (TNI-AD) pascabanjir bandang di Kabupaten Bima, tuntas dibangun dan telah diresmikan. Sementara dua jembatan lainnya, dipastikan segera terbangun.
Jembatan Kartika Eka Paksi yang sudah dibangun itu adalah jembatan penghubung Desa Rade dan Desa Bolo, Kecamatan Madapangga. Jembatan ini diresmikan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han, Selasa (20/4) sore.
Hadir saat itu Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Wakil Bupati Drs. H. Dahlan H.M. Noer, Kapolres Bima, Dandim 1608/Bima, anggota DPR H. Muhammad Syafrudin, ST, MM, anggota DPD RI Evi Apita Maya, serta sejumlah anggota DPRD dan pejabat Pemkab Bima.
Ketika memberikan sambutan Danrem menyampaikan rasa syukurnya pada warga di Desa Rade dan Bolo, yang mendukung selama proses pembangunan jembatan itu hingga tuntas.
Menurutnya, pemberian nama Kartika Eka Paksi pada jembatan itu, sebelumnya telah didiskusikan dengan masyarakat setempat. Ini merupakan lambang kehormatan dalam TNI AD.
“Atas nama Korem 162 Wira Bakti, kami mengucapkan terima kasih pada KASAD yang telah mengirimkan pasukan maupun peralatan jembatan, acro panel untuk membantu penanganan pascabanjir Bima,” ujarnya.
Danrem juga menyampaikan terima kasih pada Pemda yang telah mensuport, masyarakat Desa Bolo dan Rade yang luar biasa turut andil selama proses pembangunan. “Mereka (warga, red) tidak mengenal waktu, setiap hari bergotong royong mempercepat pembangunan jembatan ini,” ungkapnya.
Sinergitas dan menyatunya TNI dengan rakyat, lanjutnya, harus terus dikembangkan. Negara ini kuat apabila TNI dan rakyatnya menyatu. “TNI ingin mengabdi yang terbaik untuk rakyat, karena lahir dari rakyat. Makanya, kami ingin selalu berbuat yang terbaik untuk rakyat,” tandasnya.

Selain membangun jembatan penghubung menggunakan sistem Acrow Panel di Desa Bolo dan Rade itu, lanjut Danrem, dalam waktu 10 hari kedepan, anggota TNI dari Batalyon Zeni Konstruksi (YONZIKON) TNI-AD akan membangun jembatan di Desa Tonda dan Desa Campa.
Sebelumnya, Bupati Bima mengucapkan terima kasih pada TNI yang telah memberikan perhatian yang luar biasa atas musibah banjir yang terjadi di daerahnya.
“Atas nama pemerintah, kami sampaikan ucapan terima kasih. Terutama pada KASAD Jenderal Andika Pratama yang sudah mengirim pasukannya untuk mengerjakan jembatan ini,” katanya.
Dikatakannya, jembatan Kartika Eka Paksi ini sudah didesain khusus dengan kapasitas yang sudah ditentukan.
“Kepada warga, saya minta dapat mengawasi agar tidak dilewati mobil atau truk yang kapasitas muatannya lebih dari 15 ton,” imbuhnya.
Perhatian yang diberikan TNI, lanjut Umi Dinda (sapaan Bupati Bima), sangat mempermudah akses masyarakat, terutama petani yang sedang panen hasil pertanian. “Inilah bukti kedekatan TNI dengan masyarakat. TNI hadir tidak hanya membawa jembatan tetapi langsung mengerjakan,” ujarnya.
“Sekali lagi terima kasih pada segenap anggota TNI, terlebih pada KASAD dan Panglima TNI yang memberikan perhatian lebih pada masyarakat Kabupaten Bima,” ujarnya.
Lebih lanjut Bupati dua periode ini berharap, masyarakat Madapangga dapat menjaga kondisi hutan, agar tidak terjadi banjir yang akan menggenangi desa dan kecamatan di sekitar.
Usai peresmian, Danrem, Bupati, Wakil Bupati dan sejumlah pejabat lainnya melaksanakan buka puasa bersama di Masjid Nurul Yakin Desa Bolo. Dilanjutkan Salat Magrib berjamaah. (ady/mir)
