
BIMA, Lakeynews.com – Kapal ADRI-LI yang mengangkut alat dan perlengkapan untuk membangun tiga jembatan rusak akibat banjir bandang di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, merapat di Pelabuhan Laut Bima, Kota Bima, Jumat (9/4).
Dalam pelayarannya dari Jakarta menuju Bima, kapal itu dipimpin Letkol CZI Alid Setiawan, Dansatgas Bencana Alam Bima NTB dan Adonara NTT, dengan membawa 57 personel dari Satuan Yonzikon 13/KF.
Selain membawa alat dan perlengkapan, kapal itu juga mengangkut 10 dump truck, dua craneua cargo dan xcavator PC70, Acrow panel tipe 2:1 sebanyak 12 petak, compact tipe 1:1 sebanyak 10 petak, satu unit backhoe loader, Mobil R.O dan trado/self loader.
Kemudian, satu unit truk tanki air, crane 20 ton, Mobil Strada, truk 2,5 ton NPS, dua unit lighting tower, genset 10 kva, tiga unit Motor KLX, satu set tenda ton, dua set alat masak, tiga set tenda serbaguna, tolkit listrik satu kotak, dan 51 buah velbed.
Tiba di pelabuhan laut Bima, ADRI disambut sejumlah pejabat, yakni Kepala PT. Pelni dan Kepala Pelindo wilayah Bima, serta Kepala Sahbandar Bima.
Dandenkes Mataram Letkol Ckm Budi, Danden Zibang Mataram Letkol Czi Heri, Danpos TNI AL Bima Pelda Muhammad, Dansub Pom Bima Kapten Cpm Fajar.
Bupati: Terima Kasih Panglima TNI dan KASAD
Sebelum menuju Kecamatan Madapangga, dilakukan upacara penyambutan dan penerimaan personel Yonzikon 13/KF, dipimpin Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramadhani. Upacara digelar di areal parkir Pelabuhan Bima, Jumat sore.
Danrem Rizal mengatakan, kehadiran Yonzikon di Kabupaten Bima untuk membantu memulihkan kondisi yang porak poranda usai dihantam banjir bandang beberapa waktu lalu.
Rencananya, acrow panel atau jembatan besi akan dipasang pada tiga lokasi, yakni Desa Rade, Desa Campa dan Desa Woro, Kecamatan Madapangga.
“Terima kasih pada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, atas bantuan untuk masyarakat korban banjir bandang di Bima,” ujar Danrem, di hadapan Wali Kota Bima, Bupati, Wakil Bupati dan ketua DPRD Kabupaten Bima.
Danrem Rizal berharap, semua prajurit dapat berkomunikasi yang baik dengan seluruh warga. Dampak banjir bandang ini, tidak sedikit menimbulkan kerugian moril maupun materil. Untuk dapat menuntaskan semua tugas, TNI dan Polri harus bersinergi membantu pemulihan.
Ia juga mengimbau, semua prajurit dapat menjaga, agar tidak terjadi miskomunikasi antara satuan tugas yang diperbantukan dalam bekerja. “Saat ini dihadapkan dengan masyarakat yang benar-benar membutuhkan pertolongan kita semua,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, usai mengikuti upacara, menyampaikan ucapan terima kasih pada Panglima TNI dan Kasad. Juga telah merespon dengan cepat, melakukan video conference sehari pasca kejadian banjir bandang.
Kehadiran pasukan untuk memulihkan keadaan, kata Umi Dinda, merupakan yang tercepat di dalam menangani musibah di daerah.
“Sebagai masyarakat Kabupaten Bima, kami sangat bangga menerima kehadiran prajurit TNI. Di tengah rasa duka yang dialami masyarakat, kami mengucapkan terima kasih,” ujar Bupati.
Bupati berharap, semua prajurit yang bertugas, merasa nyaman dan tidak menghadapi kendala apapun. (zar)
