Update data banjir Bima yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Bima. (ist/lakeynews.com)

Ratusan Hektare Lahan Pertanian dan Perikanan juga Terdampak

.

DOMPU, Lakeynews.com – Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Bima, Jumat (2/4) berdampak cukup besar hingga menelan korban jiwa. Korban meninggal dunia sudah dua orang, warga terdampak 9.425 KK, 25.945 jiwa dan 34 desa di tujuh kecamatan.

Tidak hanya itu, terdapat 12 rumah, enam fasilitas pendidikan, satu masjid, empat jembatan dan dua perkantoran rusak. Juga, setidaknya 294 hektare (Ha) lahan pertanian dan 25 Ha lahan perikanan terdampak.

Data tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima Aries Munandar, ST, MT melalui Kasubid Penanganan Darurat Bambang Hermawan, S.Kom, MM, pada Lakeynews.com, Minggu (4/4) siang tadi.

Bambang menjelaskan, dua korban meninggal bernama Abdul Hamid (67), warga Desa Sie, Kecamatan Monta dan Abakar (50), warga Desa Leu, Kecamatan Bolo. ”Keduanya meninggal sehari setelah peristiwa banjir. Dipastikan korban banjir,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengimbau, masyarakat untuk tetap waspada terhadap kejadian bencana yang terjadi secara tiba-tiba. ”Memasuki ujung musim penghujan disertai dengan periode fenomena La Nina yang masih terjadi. Untuk itu, tetap waspada dan update cuaca terkini dari media terpercaya,” harapnya.

Sebelumnya, korban meninggal pria bernama Hamid ditemukan terdampar di perbatasan desa. Menurut kerabat korban, Syarif, Hamid terseret arus banjir dan temukan pagi Sabtu. “Dia hilang sore hari saat banjir bandang itu datang,” jelasnya. (ady)