
DOMPU, Lakeynews.com – Tiga desa di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Selasa (9/3) malam ini kembali dilanda banjir bandang. Ketiga desa itu, Daha, Marada dan Rasabou.
Belum diperoleh konfirmasi resmi dari pihak-pihak terkait. Termasuk para kepala desa (Kades). Salah satunya, Kades Daha Fadli Mansyur yang dihubungi Lakeynews.com via ponselnya.
Fadli belum dapat memberikan keterangan pada wartawan karena sedang sibuk membantu warga yang kembali dilanda bencana.
Namun, informasi yang diperoleh media ini dari beberapa sumber, akibat banjir itu, empat rumah hanyut terseret arus.
Selain itu, ratusan warga mengungsi ke masjid dan kantor desa. Sedangkan ratusan warga lainnya berhamburan keluar rumah untuk mencari perlindungan.
Ketua Relawan Muhammadiyah Kabupaten Dompu Julkifli, M.Pd, mengatakan, warga diminta tetap siaga, karena keadaan air di sungai semakin meluap. Dikhawatirkan ada banjir susulan,” ujarnya.
“Saat ini warga mengungsi ke masjid, kantor desa dan desa tetangga,” lanjut pria yang akrab disapa Jul ini.

Dikatakannya, akibat banjir tersebut empat rumah hanyut. Satu rumah di Dusun Asi Peke, Desa Daha, dan tiga rumah di Dusun Ompu Toyib, Desa Marada hanyut.
“Jembatan besar yang baru diperbaiki akibat banjir bandang beberapa waktu lalu, kembali luluh lantah,” bebernya Ketua Pemuda Muhammadiyah Dompu ini.
Melalui pengeras suara di masjid, lanjutnya, warga diimbau untuk meningggalkan rumahnya masing-masing dan mengungsi ke kantor desa dan masjid. “Kondisi hujan belum reda disertai angin kencang,” jelasnya.
Wilayah-wilayah tiga desa yang terendam banjir tersebut, Desa Daha sembilan dusun; Daha Barat, Asi Peke, Tolo Rodi, Sori Rewa, Daha Na’e, Daha Timur, Tolo Ncanga, Fo’o Kompo dan Dusun Tolo Ndaja.
Sedangkan di Desa Marada terdapat dua dusun. Yakni Dusun Lapangan dan Dusun Ompu Toip. Sementara di Desa Rasabou terjadi di Dusun Kuta, Rasa Bou, Wadu Nae, Ru’u Ruma, dan Dusun Lanta.
Untuk penanganannya, beberapa alat berat sudah diterjunkan untuk melakukan pembersihan sampah yang menutup ruas-ruas jalan. (ady)
