
Teruskan Tradisi Menyapa Masyarakat Lewat Medsos
–
URUSAN komunikasi pemimpin dengan masyarakat tidak boleh dianggap sepele, apalagi diabaikan. Salah satu dari sekian saluran komunikasi pemimpin-rakyat adalah media sosial (medsos).
Terlebih pemimpin baru di suatu daerah, saluran-saluran komunikasi positif dua arah perlu dimaksimalkan. Terutama medsos yang lebih dominan saat ini.
Dengan demikian, kebuntuan-kebuntuan dan persoalan-persoalan yang dihadapi serta terjadi di bawah, cepat diketahui dan teratasi.
Tak terkecuali, masukan itu juga diarahkan kepada Bupati dan Wabup Dompu, “Aby” Kader Jaelani – H. Syahrul Parsan (AKJ-Syah).
AKJ-Syah (terutama AKJ) dikenal sudah familiar di medsos, baik Facebook, WhatsApp maupun jaringan medsos lainnya.
Baca juga: Mereka Bicarakan AKJ-Syah (1)
Tradisi komunikasi dan menyapa rakyat melalui medsos yang sudah dimulai dan dibangun itu diharapkan tetap dipertahankan AKJ-Syah.
“Para pemimpin dunia, sebagian pemimpin di Indonesia, termasuk Presiden Jokowi, Gubernur NTB dan sejumlah Bupati/Walikota begitu familiar dengan medsos,” kata Ketua Komisi I DPRD Dompu Ir. Muttakun.
Melalui medsos, pemimpin-pemimpin tersebut selalu mendapat apresiasi dari rakyatnya. Itu ketika pemimpin bisa menyapa rakyatnya melalui medsos tanpa dibatasi oleh ruang, tempat dan waktu.
“Kita harapkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Dompu untuk tidak menerima masukan dari pihak-pihak yang ingin AKJ-Syah tidak lagi menggunakan medsos,” tegas Muttakun.

Beberapa hari lalu, setelah AKJ-Syah dilantik Gubernur NTB di Mataram, Muttakun sempat berharap agar AKJ-Syah menyapa dan menyampaikan ucapan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Dompu melalui medsos.
Harapan politisi NasDem, salah satu parpol pengusung AKJ-Syah itu, juga disampaikan secara terbuka melalui akun FB-nya.
“Diharapkan AKJ-Syah dapat menyapa sekaligus menyampaikan ucapan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Dompu atas dukungan dan doa yang diberikan, mulai dari awal kontestasi Pilkada hingga pelantikan sebagai Bupati dan Wabup Dompu Periode 2021-2026,” tulis Muttakun.
Muttakun tetap mendukung AKJ-Syah agar setiap saat menyapa masyarakatnya, baik melalui dunia nyata maupun melalui dunia maya.
Kondisi sebelum dan sesudah menjadi pemimpin (Bupati/Wabup) pasti berbeda. Kalau sudah jadi Bupati/Wabup tentu lebih sibuk. Bagaimana menyiasatinya?
Kalau ada kemauan dan keseriusan, menurut Muttakun, hal itu bukan menjadi masalah. “Bupati dan Wabup bisa memanfaatkan admin yang dipilih dan diangkat khusus untuk mengelola serta mengatur komunikasi melalui media sosial sesuai pilihan,” jelasnya.
Sementara itu, pengamatan Lakeynews.com, khusus akun FB pribadi Bupati Dompu “Kader Jaelani”, terakhir mengunggah status pada 21 Januari 2021. Tepatnya, hari Kamis, setelah KPU Dompu menetapkan calon Bupati/Wabup Dompu terpilih. (won/habis)
