Bakal Paslon Bupati/Wabup Dompu, Prof. Dr. Mansyur, M.Si dan Aris Ansyari, ST, MT (tengah-kanan) bincang-bincang dengan Ketua KPU Drs. Arifudin usai serah terima berkas syarat dukungan bakal Paslon perseorangan. (ist/lakeynews.com)
Ketua KPU Dompu Drs. Arifudin menerima berkas syarat dukungan perseorangan dari bakal Paslon Bupati/Wabup Dompu, Prof. Dr. Mansyur, M.Si dan Aris Ansyari, ST, MT. (ist/lakeynews.com)

 

Pilkada 2020

 

Laporan :
Sarwon Al Khan, Dompu

 

SIKAP Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Dr. Mansyur, M.Si untuk maju sebagai Bakal Calon Bupati Dompu 2021-2026 sudah final.

Memilih Aris Ansyari, ST, MT (Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Dompu) sebagai pasangannya, Bakal Calon Wakil Bupati (Wabup) sudah tak diragukan lagi.

Pun keputusan berjuang melalui jalur perseorangan (independen) pada Pilkada serentak September 2020 bagi keduanya sudah bulat.

Hal tersebut dibuktikan hari ini, Ahad (23/2). Pada siang menjelang sore, sekitar pukul 15.00 Wita, keduanya menyerahkan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan ke KPU Kabupaten Dompu.

Berkas dukungan itu diserahkan bakal pasangan calon (Paslon) Bupati/Wabup Mansyur-Aris kepada pihak KPU. Diterima Ketua KPU Drs. Arifudin beserta komisioner dan Sekretaris KPU H. Irham.

Hadir menyaksikan serah terima berkas bakal Paslon MANIS berjargon MANTAP itu, Ketua Bawaslu Dompu Drs. Irwan beserta komisioner.

Sedangkan dari pihak MANIS, datang dengan iringan, diantar dan dimeriahkan hampir 100 anggota relawan, pendukung dan simpatisan.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Arifudin menyampaikan, sesuai ketentuan batas waktu pendaftaran untuk jalur perseorangan, 23 Februari 2020 pukul 00.00 Wita (dini hari).

Berkas dukungan melalui e-KTP sebanyak 16.218 ribu. Angka tersebut 10 persen dari jumlah DPT Pemilu terakhir Kabupaten Dompu, 162.180 orang.

Setelah berkas itu diserahterimakan, dilakukan pemeriksaan berkas administrasi berupa jumlah dukungan per kecamatan oleh panitia penyelenggara terhadap berkas-berkas yang dibawa Tim Bakal Paslon Mansyur-Aris.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, berkas sementara jumlah dukungan terhadap bakal Paslon sebanyak 18.800 orang (melebihi dari 16.218 orang yang dipersyaratkan, red),” jelas Arifudin.

Selanjutnya, kata Arifudin, KPU akan melakukan pemeriksaan berkas dukungan secara faktual di lapangan. Termasuk terkait keabsahan dukungan tersebut.

“Hasil pengecekan nanti akan disampaikan kepada bakal Paslon,” jelas pria yang akrab disapa Dae Arif itu.

Jika lengkap semua, lanjutnya, KPU Dompu akan memberikan tanda terima kepada bakal Paslon untuk ditindaklanjuti. “Sebaliknya, jika syaratnya belum lengkap, maka, akan ada waktu perbaikan persyaratan,” tandasnya.

Baik Prof Mansyur maupun Aris Ansyari, mengaku kini menunggu hasil pemeriksaan berkas secara faktual di lapangan oleh Tim KPU Dompu tersebut.

“Sambil menunggu itu, kita siapkan tambahan berkas dukungan (e-KTP) sebagai cadangan,” jelas Prof Mansyur pada Lakeynews.com usai penyerahan berkas dukungannya ke KPU.

Ketika kembali disinggung sikapnya memilih jalur perseorangan, pria yang juga akrab disapa Prof. Madani itu tegas mengatakan, sudah bulat dan final.

“Insya Allah dan alhamdulillah, sudah tidak ada keraguan lagi. Kami (Mansyur-Aris, red) lewat jalur perseorangan,” tandas profesor muda itu.

Pernyataan senada disampaikan Aris Ansyari, Balon Wabup pasangan Prof. Mansyur.

Usianya relatif masih mudah. Karirnya di birokrasi (sebagai ASN) masih panjang. Namun, Dae Aris (panggilan akrabnya) sudah bulat untuk terjun di pentas Pilkada Dompu 2020 ini.

“Insya Allah, keputusan kami (baca: saya) untuk maju di Pilkada Dompu sudah bulat. Keluarga besar juga sangat mendukungnya,” ujarnya.

Paket MANIS mengharapkan doa tulus dan dukungan yang luas dari segenap masyarakat di Kabupaten Dompu. Tanpa terkecuali.

“Tanpa dukungan dan mandat rakyat melalui Pilkada nanti, mustahil kami bisa mewujudkan niat membawa kemajuan dan perubahan Dompu yang lebih baik,” harap Prof. Mansyur. (*)