
Muhamad Ihsan: Terkait Pengelolaan Keuangan, Mari Kita Saling Ingatkan
DOMPU – Karut-marutnya pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) di SMKN 1 Hu’u, memantik perhatian Kepala Cabang Dinas (KCD) Dikpora Nusa Tenggara Barat (NTB) Wilayah V (Dompu) Muhamad Ihsan.
Menyikapi persoalan tersebut, pagi hari pertama USBK, Senin (6/4/2026), Ihsan bersama rombongan terjun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi ujian di sekolah itu.
Baca juga: SMKN 1 Hu’u Akhirnya USBK; Telat Mulai Satu Jam, Selesai Molor Tiga Jam
Bahkan, dia tidak sempat mendampingi Kabid SMK-PKPLK Dinas Dikpora NTB Hasbi M. Sidik yang hadir untuk membuka Workshop Road to Samurai Festival For Student 2026 yang dipusatkan di SMKN 1 Manggelewa.
Baca juga: Langka, SMKN 1 Manggelewa Tuan Rumah Workshop Road to Samurai Festival for Student
Ihsan meninjau kondisi lapangan di sekolah yang sebelumnya diberitakan terancam tidak dapat melaksanakan USBK khususnya saat siswa belum dapat melaksanakan ujian.
Dan, benar adanya, pukul 08.00 Wita (jadwal mulai ujian jam pertama), ujian juga belum dimulai.
Informasi yang diperoleh Lakeynews, Ihsan berkoordinasi dengan panitia USBK untuk memastikan ujian tetap dapat dilaksanakan secara maksimal agar tidak merugikan peserta didik.
“Beliau memberikan beberapa saran kepada kami untuk mengatasi kendala yang dihadapi. Termasuk menyarankan untuk meminjam server di SMAN 1 Hu’u,” kata Ketua Panitia USBK SMKN 1 Hu’u Lili Asmawati pada media ini.
Dalam kunjungannya tersebut, Ihsan menitip pesan agar tetap bersemangat. “Pesan beliau kepada kami, tetap semangat dalam menjalankan tugas,” kata Ihsan dikutip Lili.
“Jika Ada Masalah Koordinasikan dengan Tim KCD”
Dikonfirmasi terpisah, Ihsan membenarkan dirinya meninjau pelaksanaan USBK di SMKN 1 Hu’u tersebut. Selain itu, sejumlah sekolah lain juga dikunjunginya.
“Alhamdulillah, USBK hari pertama di hampir semua sekolah berjalan lancar,” papar Ihsan pada Lakeynews, Selasa (7/4/2026).
Ihsan mengaku, SMKN 1 Hu’u agak telat memulai ujian karena alasan teknis. “Proses upgrade komputer server-nya agak telat. Tapi akhirnya berjalan lancar,” ungkapnya.
Baca juga: SMKN 1 Hu’u Terancam tak USBK, Ini Biang Keroknya
Ihsan juga membenarkan, dirinya sempat menyarankan panitia USBK SMKN 1 Hu’u untuk meminjam server SMAN 1 Hu’u.
“Tapi akhirnya bisa diatasi dengan server milik SMKN 1 Hu’u sendiri. Sedangkan server pinjaman dijadikan cadangan,” tuturnya.
Terkait masalah keterlambatan penyerahan dana untuk biaya pelaksanaan USBK, menurutnya bisa diatasi dan sudah diserahkan sebelum pelaksanaan US (Rp. 8 juta dari Rp. 10,5 juta kebutuhan yang disetujui kepala sekolah, red).
Baca juga: Kepala SMKN 1 Hu’u Serahkan Anggaran USBK, Soal Dana BOS tidak Ditanggapi
Momen kunjungan itu, Ihsan sempat memberikan pembinaan kepada warga SMKN 1 Hu’u. Selama beberapa menit, sebelum ujian dimulai. “Intinya saling Tabayyun untuk menghindari salah paham,” sebutnya.
Ihsan juga menekankan supaya segenap warga SMKN 1 Hu’u selalu saling mengingatkan satu sama lain. “Mari kita saling ingatkan, terutama terkait pengelolaan keuangan yang transparan, terbuka, akuntabel, sesuai dengan Arkas dalam pembiayaan kegiatan-kegiatan sekolah.
“Harapan kami agar selalu Tabayyun. Musyawarahkan dengan baik terkait tata kelola kelancaran program dan kegiatan sekolah,” pesannya.
“Jika ada masalah dan atau keluhan, segera berkoordinasi dengan Tim KCD Dikpora untuk pembinaan dan perbaikan,” imbuh Ihsan menambahkan. (tim)
