Perwakilan salah satu kelompok tani penerima manfaat bantuan benih padi tahun 2025 di Kabupaten Dompu. (ist/lakeynews)

DOMPU – Para petani di Kabupaten Dompu sumringah ketika menerima bantuan benih padi dan jagung tahun 2025. Benih-benih tersebut bersumber dari pemerintah pusat yang disalurkan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Dompu.

“Minat petani menanam jagung saat ini menurun. Selain karena kekurangan modal, juga biayanya tinggi. Alhamdulilah berkat adanya bantuan benih ini, kami semangat lagi bertani,” kata salah seorang petani asal Desa Riwo, Kecamatan Woja, Wawan, pada Lakeynews, beberapa hari lalu.

Wawan dan teman-temannya sangat bersyukur atas bantuan benih ini. Terlebih penyalurannya tepat waktu. Tepat saat dibutuhkan.

Tahun-tahun sebelumnya, mereka kadang memperoleh benih yang diutang dari rentenir. Sementara akses kredit di bank juga mengalami kendala.

Hal senada disampaikan petani atas nama Muhtar alias Teo. “Alhamdulilah bantuan benih ini sangat membantu kami petani yang kurang mampu,” ujarnya.

Penyaluran bantuan benih jagung 2025 kepada salah satu kelompok tani didamping PPL. (ist/lakeynews)

Kepala Distanbun Kabupaten Dompu Sahrul Ramadhan melalui Kabid Tanaman Pangan (TP), Nurhidayah menjelaskan besaran bantuan benih yang diterima Kabupaten Dompu pada tahun 2025 ini.

“Tahun ini kita mendapat bantuan benih padi sebanyak 62.925 kilogram (Kg), dan benih jagung sebanyak 189.870 Kg. Benih-benih bantuan itu telah disalurkan ke petani penerima manfaat,” kata Nurhidayah pada Lakeynews di Dompu.

Nurhidayah berharap, para penerima manfaat agar segera melakukan penanaman, mengingat kondisi cuaca saat ini sangat memungkinkan. “Curah hujan dan intensitas hujan juga mendukung kegiatan penanaman,” imbuhnya.

Pantauan Lakeynews di beberapa titik, penyaluran benih padi dan jagung kepada kelompok tani penerima manfaat berjalan lancar dan tertib.

Yamin, salah seorang petani penerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada pihak Distanbun Kabupaten Dompu dan pemerintah pusat atas penyaluran bantuan benih ini.

“Saat ini sudah memasuki musim tanam. Bantuan benih ini tentunya sangat berarti bagi saya pribadi, karena dapat mengurangi biaya produksi,” ujar petani Desa Mbawi, Kecamatan Dompu ini. (tim/adv)