
DOMPU – Setelah ketua DPRD, giliran Ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) yang juga Sekda Kabupaten Dompu Gatot Gunawan P. Putra, angkat bicara. Gatot menanggapi persoalan anggaran yang dibutuhkan untuk membiayai empat kegiatan dari Bumi Nggahi Rawi Pahu yang sudah masuk dalam Calendar of Events (CoE) Provinsi NTB 2025.
Menurutnya, pemerintahan Bupati Bambang Firdaus dan Wakil Bupati Syirajuddin (BBF-DJ) ini, sektor pariwisata akan menjadi program prioritas. “Insya Allah di era BBF-Dj ini sektor pariwisata akan menjadi program prioritas,” kata Gatot pada Lakeynews.com, Senin (28/4/2025).
Terkait empat kegiatan Dompu yang masuk dalam CoE NTB 2025, Gatot mengungkapkan, TAPD dan Banggar (Badan Anggaran) DPRD Dompu tinggal mengakomodir pembiayaannya.
Sebagaimana dilansir media ini sebelumnya, keempat event Dompu dimaksud; Upacara Lu’u Daha, Pacuan Kuda Tradisional, Festival Lakey, dan Kharisma Muna Pa’a. Berita sebelumnya: Tanggapi Anggaran CoE, Ketua DPRD Dompu Tantang Balik Disbudpar: Saya Dukung Penuh, segera Ajukan Proposal
“Tentu Dinas Budpar harus membuat rencana kerja yang jelas dan terukur dari empat event itu. Terutama dampaknya terhadap pariwisata dan ekonomi,” tandasnya.
Sebelumnya, Gatot menjelaskan, fungsi TAPD itu menyusun kebutuhan anggaran. Mulai dari jumlah pendapatan, belanja dan pembiayaan dalam setahun anggaran.
Alokasi belanja dimaksud berdasarkan program prioritas atau program unggulan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kemudian turun ke Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai rencana tahunan.
Itu, dituangkan dalam KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara), dimana dokumen ini dibahas bersama TAPP dan Banggar, serta penetapannya melalui paripurna DPRD.
Baca juga:
- Event Dompu Akhirnya Masuk CoE NTB, Selama Ini Usulan Disbudpar Dicoret TAPD dan Banggar
- Dompu Masih Berpeluang Masuk CoE NTB 2025, Pemprov Tunggu Surat Pemkab
- Dompu Nihil dalam Calendar of Events NTB 2025, Ketua DPRD Bereaksi
Tentu saja, sambungnya, program prioritas seperti event-event yang masuk dalam CoE itu tergantung program prioritas Bupati/Wabup dalam masa pemerintahannya.
“Jadi, bukan wewenangnya TAPD yang coret seperti statemennya Pak Fery Afrodi itu (Sekretaris Disbudpar Kabupaten Dompu Zainal Afrodi alias Fery Afrodi, red),” tegas Gatot.
Meski demikian, pejabat struktural Eselon IIA satu-satunya di Kabupaten Dompu ini kembali memastikan, bahwa pada masa kepemimpinan BBF-Dj ini sektor pariwisata akan menjadi program prioritas.
“Itu, kegiatan Festival Lakey sudah ada anggarannya di 2025 ini. Yang menjadi tantangan kita adalah untuk Surving Lakey 2026, level internasional,” tutur Gatot tanpa menjelaskan secara eksplisit tantangan dimaksud. (ayi)
