Sekda Kabupaten Dompu Gatoto Gunawan P. Putra membacakan Sejarah Singkat Provinsi NTB pada Peringatan HUT ke 66 Provinsi NTB Tingkat Kabupaten Dompu di Lapangan Beringin, Selasa (17/12/2024). (ist/lakeynews.com)

Ketika membacakan Sejarah Singkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 66 Provinsi NTB Tingkat Kabupaten Dompu di Lapangan Beringin, Selasa (17/12/2024), Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dompu Gatoto Gunawan P. Putra, menambahkan sebagai berikut;

 

6. Masa Pemerintahan Gubernur Drs. H. Lalu Serinata dan Wakil Gubernur Drs. H. Bonyo Thamrin Rayes (2003-2008)

Seperti pendahulunya Harun Al Rasyid, H. Lalu Serinata juga berhadapan dengan sejumlah perubahan politik dan pemerintahan di tingkat nasional. Di era ini untuk pertamakalinya Gubernur dan Wakil Gubernur dipilih dalam satu paket di DPRD Provinsi NTB. Pada masa ini semangat Otonomi Daerah makin diperkuat.

Di awal bertugas, Drs. H. Lalu Serinata meresmikan terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat tanggal 20 November 2003. Di akhir jabatan meresmikan terbentuknya Kabupaten Lombok Utara tanggal 22 Juli 2008.

Berita sebelumnyaSekda Dompu Bacakan Sejarah Singkat Provinsi NTB (1)

Sepanjang lima tahun memimpin NTB, H. Lalu Serinata dan H. Bonyo Thamrin Rayes berhadapan dengan tantangan besar menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan investasi, memantapkan infrastruktur, serta perbaikan indeks pembangunan manusia (IPM).

Di era ini mulai diinisiasi kembali pembangunan Bandara Internasional Lombok yang Ground Breakingnya dilakukan oleh Menteri Perhubungan Ir. H. Hatta Rajasa. Di era ini juga mulai diinisiasi pengembangan Masjid Raya di lokasi Islamic Center saat ini.

 

7. Masa Pemerintahan Gubernur TGH. Muhammad Zainul Majdi dan Wakil Gubernur Ir. H. Badrul Munir, M.Sc. (2008 – 2013) dan Wakil Gubernur Muhammad Amin, S.H, MH. (2013-2018)

TGH. Muhammad Zainul Majdi berpasangan dengan Ir. H. Badrul Munir, M.Sc.   merupakan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pertama yang terpilih melalui proses pemilihan langsung pada pemilihan kepala daerah NTB Mei 2008.

Program-program yang pernah bersinar selama dua periode kepemimpinannya bersama dua wakil gubernur berbeda, seperti program PIJAR (sapi, jagung, rumput laut), NTB BSS, Visit Lombok Sumbawa, pencapaian terbaik MDG’s, pengembangan wisata halal dan berbagai program lainnya, selain itu. Di era ini telah berhasil menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan peringkat IPM NTB secara nasional.

Di era ini pembangunan fisik Masjid Hubbul Wathan Islamic Center dimulai dan diresmikan. Di era ini juga diresmikan dan mulai beroperasinya Bandara Internasional Lombok pada tanggal 1 Oktober 2011 serta mulai dibangunnya pelabuhan Gili Mas tahun 2012.

 

8. Masa Pemerintahan Gubernur DR. H. Zulkieflimansyah, M.Sc. dan Wakil Gubernur DR. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd (2018-2023)

Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., dan Wakil Gubernur Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., memimpin NTB dengan mengusung Visi Membangun Nusa Tenggara Barat Gemilang. lima tahun kepemimpinannya, Dr. Zul dan Umi Rohmi terus memacu sejumlah program unggulan seperti industrialisasi, posyandu keluarga, beasiswa luar negeri, desa wisata dan zero waste, serta program unggulan lainnya.

Di era ini pembangunan menghadapi tantangan sehubungan terjadinya bencana gempa bumi 7 SR (2018) dan Covid-19 (2020-2022). Pasca musibah Covid 19, event internasional Motogp, WSBK, MXGP, IATC, Iron Man, Shell Eco Marathon, Konvensi G20, World Muscle Tour And Sport Festival, dan lainnya, tergelar di NTB yang membuka peluang ekonomi baru menuju NTB Gemilang.

 

9. Masa Transisi

Pada tahun 2023-2024, dalam masa transisi menuju penyelenggaraan Pemilu, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serentak, Nusa Tenggara Barat dipimpin oleh Penjabat Gubernur Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., dan Mayjen TNI (Purn) Hassanudin.

Dalam penyelenggaraan pilkada serentak tanggal 27 November 2024, telah menghadirkan Dr. H. L. Muhammad Iqbal, M.Hub.Int., dan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan memimpin NTB masa bhakti 2024-2029 yang akan datang.

 

66 tahun pembangunan NTB telah mengajarkan banyak hal. Tak ada hasil yang bisa instan. Semua berproses melalui perjuangan. Bagaimana swasembada beras diperjuangkan? Bagaimana produksi dan populasi pertanian dalam arti luas dilipatgandakan? Bagaimana sektor pariwisata tumbuh dan berkembang?

Kemudian, bagaimana pembangunan manusia ditingkatkan? Bagaimana infrastruktur jalan, pelabuhan, bendungan dan bandara diadakan? Semuanya dimulai dari titik nol dan diteruskan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.

Bagaimana progres pemberian makan bergizi gratis diimplementasikan? Bagaimana PON XXII 2028 mendatang dirancang? Bagaimana NTB Emas 2045 disiapkan? Bagaimana harapan baru agar NTB, kian HEBAT dan terus maju mendunia?

Aspirasi dan amanah tersebut kini dititipkan, digantungkan, dipercayakan pada pasangan pemimpin terpilih Dr. H.L. Muhammad Iqbal, M.Hub.Int., dan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE.

“Dirgahayu Nusa Tenggara Barat.” (adv)