Sekaligus Mengklarifikasi “Sarat Kepentingan Politik AKJ-Syah dan Hamburkan Uang Negara”
–
Kinerja Pemerintah Kabupaten Dompu dibawa kepemimpinan Bupati H. “Aby” Kader Jaelani dan Wakil Bupati H. Syahrul Parsan (AKJ-Syah) dinilai oleh sebagian orang tidak jelas arahnya. Capaian-capaian kinerja dimaksud kerap menjadi pertanyaan publik. Parahnya lagi, Dompu hari ini dikesankan sedang tidak baik-baik saja.
Menjawab semua itu, dihadirkan event Dompu Expo 2024 yang merupakan miniatur kinerja pemerintah daerah. Kegiatan inipun lagi-lagi dinilai minor. Sarat dengan kepentingan politik AKJ-Syah dan hanya menghambur-hamburkan uang negara. Bagaimana sebenarnya?
***
DOMPU Expo digelar di Lapangan Bola Karijawa – Dompu, 24-29 Juni ini. Rencananya, dibuka Bupati AKJ pada Senin (24/6/2024) sore. Diisi dan ditampilkan sejumlah aksi serta pementasan seni-budaya Dompu.
Namun, sebelumnya, mulai sekitar pukul 13.00 Wita dilaksanakan Karnaval Muna Pa’a. Targetnya, karnaval ini diikuti sekitar 15.000 peserta yang mengenakan kain Muna Pa’a.
“Dompu Expo 2024 merupakan miniatur kinerja pemerintah daerah,” kata Event Organizer Dompu Expo 2024, Abdul Muis pada Lakeynews di sela-sela memantau penyelesaian persiapan di lokasi.
Baca juga:
- Jenis-jenis Kegiatan Dompu Expo 2024 dan OPD Pengampunya
- Dompu Expo 2024; Gelar Festival Kopi Tambora, Disperindag Gandeng ASKI
- Menparekraf Ajak Semua Pihak Sukseskan Dompu Expo 2024
Menurut pria yang akrab disapa Pak Daeng itu, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memamerkan hasil yang telah diperbuat pemerintahan daerah selama lebih dari tiga tahun terakhir.
Yang tidak kalah pentingnya, ruang untuk menjawab beragam pertanyaan, menjelaskan hal-hal yang ingin diketahui berbagai pihak (masyarakat) selama ini. Di arena Dompu Expo disediakan stan-stan. Di dalamnya juga disiapkan berbagai informasi.
“Silakan datang langsung ke sini. Masyarakat nanti bebas bertanya tentang apa saja terkait pembangunan dan pemerintahan. Kita siapkan stan-stan yang akan menjawab pertanyaan-pertanyaan itu,” kata Event Organizer (EO) Dompu Expo 2024, Abdul Muis pada Lakeynews di sela-sela memantau persiapan di lokasi.
“Tanyakan apa-apa yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan pemerintah. Bertanya di luar sana namun tidak mendapatkan jawaban yang komprehensif dan objektif, mendingan tanyakan langsung ke arena Dompu Ekspo ini,” imbuh Pak Daeng yang sehari-harinya menjabat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Dompu ini.
Pak Daeng tidak menyalahkan tentang keingintahuan masyarakat tentang kinerja pemerintah, berikut ukuran dan tolok ukur kinerja dimaksud. Mengetahui sesuatu yang belum diketahui adakah kebutuhan masyarakat.
“Tetapi semua yang telah diupayakan pemerintah akan ditampilkan di Dompu Expo ini,” tandas Pak Daeng yang saat itu didampingi Kabid Promosi Disbudpar Asraruddin, Pejabat Fungsional/Pamong Kebudayaan Disbudpar Dedi Arsyik, dan beberapa orang lainnya.
Pada sisi lain, pemerintah harus berani jujur dan siap menyampaikan apa adanya. Selain yang sudah dan sukses dilaksanakan, juga yang belum dilaksanakan –termasuk hal-hal yang menjadi kendala dan hambatannya.
Menanggapi isu minor bahwa Dompu (di dalam pemerintahan) sedang tidak baik-baik saja, Pak Daeng menegaskan, semuanya baik-baik saja.
“Dalam pemerintahan, butuh kesamaan pemahaman. Kita pawailah bersama-sama. Kita tunjukkan bahwa kita hari ini baik-baik saja, tidak seperti yang diisukan bawa kita tidak baik-baik saja. Hubungan kita pemerintah dengan masyarakat baik,” jelasnya.
Apa sumbangsih pemerintah agar masyarakat mendapatkan manfaat dari Dompu Expo ini?
Kata Pak Daerang, pemerintah berusaha mendekatkan masyarakat pada kebutuhan pokoknya. Selama lima hari kegiatan, antara lain disiapkan beras murah. Kebutuhan lain difasilitasi di arena Dompu Expo, ada pelayanan umum, pelayanan Dinas Kesehatan, pelayanan Kependudukan dan Catatan Sipil.
“Inilah yang dikerjakan pemerintah sesungguhnya saat ini. Dompu Expo 2024 ini miniatur tentang yang telah diperbuat oleh pemerintah. Nah, di mana kemajuan di bidang-bidang pembangunan, masyarakat bisa tanya di sini,” paparnya lagi.
Dengan menyelenggarakan event Dompu Expo 2024 ini, kata Pak Daeng, pemerintah sudah siap konsekuensinya. Menjawab berbagai pertanyaan, diksi-diksi yang berkembang selama ini.
“Jika itu benar, maka kita jawab benar adanya. Jika itu salah, maka dijawab itu salah. Ini merupakan tanggung jawab moral kita di pemerintah,” tegasnya.
Bagiamana pesiapan di lokasi?
Persiapan di lokasi Dompu Expo terus dimatangkan. Pada H-1 kegiatan (Minggu, 23/6/2024) kelar semuanya.
Untuk acara pembukaan, panitia telah menyusun berbagai rangkaian acara. Ada yang berhubungan dengan budaya, ada acara hiburan biasa –misalnya grup band. Juga nanti ada beberapa edukasi di atas (panggung)-nya. “Mungkin ada sosialisasi KPU juga,” ujar Pak Daeng.
Selama lima hari kegiatan, ada pelayanan-pelayanan. Disediakan pula stan-stan bagi para UMKM. “Setidaknya ada 30 stan UMKM,” ungkapnya.
30 stan tersebut difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan Dinas Perindag. Setiap stan UMKM akan ditampilkan produk, hasil karya dan kerajinan mereka. Misalnya jajan-jajan, tenunan dan lainnya.
“Semua yang menjadi pokok mata pencaharian mereka ditampilkan di sana. Kita ini berbicara hasil, bukan proses,” tandasnya.
Dompu Expo momen yang tepat bagi UMKM memamerkan hasil karyanya. Dari sana, nanti akan ada pemikiran dari dinas terkait mana yang paling mungkin dikembangkan.
Kerajinan Muna Pa’a misalnya. Bagaimana pemerintah memfasilitasi pengembangan kerajinan. Apalagi sampai tingkat menteri sudah memakai tenunan Muna Pa’a Dompu yang telah memiliki hak paten dan tidak bisa diganggu gugat karena sudah terdaftar sebagai Warisan Budaya tak Benda (WBtB).
Di arena juga ada Festival Muna Pa’a, Festival Timbu, bagi-bagi makanan gratis. Yang berhubungan dengan perikanan, akan ada festival edukasi pengolahan ikan. Ada juga Festival Kopi Tambora, dan lainnya.
“Bagaimana kekayaan alam kita, terangkum semua pada stan mereka. Bagaimana teknologinya, akan ada edukasi pada masyarakat,” urai Pak Daeng.
Tapi sebagian orang menganggap event Dompu Expo 2024 sarat dengan kepentingan politik AKJ-Syah dan hanya menghambur-hamburkan uang negara. Bagaimana tanggapan Pak Daeng?
Jika secara objektif memahami semangat dan motivasi besar di balik dihadirkannya Dompu Expo tersebut, tentu menurut Pak Daeng, penilaian-penilaian minor dari itu harus diluruskan.
“Itu karena katidaktahuan saja. Nanti kalau sudah dijelaskan, mereka akan tahu mana sebenarnya yang sunguh-sungguh benar,” tuturnya berdiplomatis. (ayi/adv)

3 thoughts on “Dompu Expo 2024, Miniatur Kinerja Pemerintah Daerah”