H. Lalu Gita Ariadi (kiri) dan Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin. (ist/lakeynews)

Diganti Mayjen Hassanudin, Senin Depan Dilantik; Lihat Profilnya

CATATAN: Sarwon Al Khan, Dompu

Kabar H. Lalu Gita Ariadi tiba-tiba dicopot dari jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), cukup mengagetkan sebagian orang. Kabarnya, Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin yang saat ini menjabat Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) akan menggantikan Gita. Sementara Gita sendiri akan kembali menjabat Sekda NTB. Mengapa Gita tiba-tiba dicopot?

TADI, pagi-pagi kami (baca; saya) menerima pesan dari beberapa teman dan jejaring melalui WhatsApp. Ada yang dalam bentuk JPG (foto), juga ada yang berbentuk PDF.

Pesan tersebut berisi surat Undangan Pelantikan tiga Pj Gubernur dari Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Komjen Pol Tomsi Tohir atas nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Dalam surat bernomor: 100.2.1.3./2817/SJ bersifat penting tanggal 21 Juni 2024 itu disebutkan, salah satu yang akan dilantik adalah Pj Gubernur NTB. Sedangkan dua lainnya, Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) dan Pj Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel).

Pelantikan tiga Pj Gubernur itu dijadwalkan berlangsung di Sasana Bhakti Praja (SBP) Lantai 3 Gedung C, Kemendagri – Jakarta Pusat pada pekan depan, Senin (24/6/2024) sore.

Undangan yang juga ditembuskan ke Mendagri, Menteri Sekretaris Negara, dan Wakil Mendagri itu ditujukan kepada Gita Ariadi berserta istri, Forkopimda NTB, Sumut dan Sumsel, keluarga Pj Gubernur (10 orang) serta para pejabat terkait di lingkup Kemendagri.

Pj Sekda Provinsi NTB Ibnu Salim, membenarkan informasi digantinya Pj Gubernur Gita Ariadi tersebut. “Ya, bener diganti,” kata Ibnu menjawab Lakeynews melalui pesan WhatsApp-nya, siang tadi.

Ibnu belum bisa memberikan penjelasan panjang lebar karena sedang berada di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menghadiri kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXX Tingkat Provinsi NTB 2024.

“Saya juga baru dapat berita (penggantian Gita Ariadi dari jabatan Pj Gubernur NTB) karena lagi di KSB, hadiri MTQ,” tutur Ibnu.

Pj Sekda Provinsi NTB Ibnu Salim memberikan sambutan sebelum melepas peserta Pawai Ta’ruf MTQ ke-XXX NTB 2024 di depan Kantor Bupati Sumbawa Barat, Sabtu (22/6/2024) pagi. (ist/lakeynews)

Hal tersebut terkonfirmasi dengan informasi dari Sekda Kabupaten Dompu Gatot Gunawan P. Putra. “Pj Sekda NTB melepas Pawai Ta’ruf pagi tadi,” kata Gatot di WAG LakeyNews.

Direncanakan, Pj Gubernur Gita Ariadi akan membuka MTQ di Halaman Kantor Bupati Sumbawa Barat nanti malam sekitar pukul 19.30 Wita. Namun, hingga tulisan ini disusun, belum diperoleh kepastian Pj Gubernur hadir untuk membuka kegiatan itu.

Sekda Kabupaten Dompu Gatot Gunawan P. Putra sesaat sebelum pelepasan Pawai Ta’ruf MTQ ke-XXX NTB 2024 di depan Kantor Bupati Sumbawa Barat. (ist/lakeynews)

Kembali pada pencopotan Gita Ariadi sebagai Pj Gubernur. Beberapa pejabat dan sumber terkait yang dikonfirmasi, rata-rata mengaku belum tahu. Alasannya, kebijakan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat. Dalam hal ini dipilih langsung oleh Presiden berdasar pengajuan nama dari Kemendagri.

Meski demikian, Presiden Joko Widodo di beberapa kesempatan telah menegaskan agar para Pj Gubernur bekerja dengan sebaik-baiknya, sesuai regulasi dan arahan pemerintah pusat yang diwakilinya.

Jika ada yang macam-macam, Presiden menegaskan dia sendiri yang “menggigit”-nya dan Pj Gubernur dapat diganti olehnya setiap saat.

Pengamatan selama ini, Gita Ariadi menjalankan roda Pemerintahan Provinsi NTB dengan maksimal. Namun dalam perjalannya, beberapa isu sempat mewarnainya.

Pada pertengahan Mei 2024, Gita Ariadi dilaporkan oleh Bawaslu NTB ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Selain Gita, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal juga dilaporkan Bawaslu.

Menurut Ketua Bawaslu NTB Itratip seperti dilansir RRI.co.id, Gita dan Iqbal dilaporkan ke KASN karena diduga melakukan pelanggaran netralitas sebagai ASN. Gita dan Iqbal menghadiri acara partai politik dan mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Gubernur NTB 2024.

Lagi-lagi beberapa sumber terkait tidak dapat memastikan, apakah karena itu Gita dicopot sebagai Pj Gubernur. “Kita belum bisa berspekulasi, apakah penggantian Miq Gita (sapaan H. Lalu Gita Ariadi, red) karena alasan itu, atau ada alasan lain. Presiden, Mendagri, yang lebih tahu,” kata salah satu sumber.

Gita Ariadi yang dikonfirmasi pada sekitar pukul 11.07 Wita, hingga petang tadi belum memberikan tanggapan.

Menurut informasi sebagaimana dilansir EkbisNTB.com, Gita Ariadi akan kembali menjabat sebagai Sekda Provinsi NTB.

Profil Singkat H. Lalu Gita Ariadi

Dari beberapa literasi diketahui, H. Lalu Gita Ariadi lahir di Puyung, Jonggat, Lombok Tengah pada 1 Oktober 1965. Sejak 19 Desember 2019, menjabat Sekda Provinsi NTB. Pada 19 September 2023, Gita diangkat menjadi Pj Gubernur NTB.

Pendidikan

SD Negeri Karang Jangkong, tamat 1977. SMP Negeri Mataram, 1981. SMA Negeri Mataram, 1984. Sarjana Administrasi Negara dari Universitas Brawijaya, 1989. Tahun 1989 juga pernah menjabat Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Unibraw, meraih predikat Mahasiswa Teladan Unibraw, dan menjadi penerima beasiswa Yayasan Supersemar. Serta, meraik gelar Magister Administrasi Publik dari Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, 2001.

Karier

Gita Ariadi memulai karier birokrat sebagai Kasubag Pemberitaan Humas Setda Kabupaten Sumbawa, 1993. Kasi Obyek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sumbawa. Tahun 1995 dipromosikan sebagai Kasubag Penyusunan Program pada Badan Pendidikan dan Pelatihan NTB. kemudian diangkat menjadi Kabag Pengumpulan dan Penyaringan Informasi pada Biro Humas Setda NTB.

Pada 2002, Gita diangkat sebagai Kasubdin Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB. Setahun kemudiandiangkat sebagai Kabag Humas pada Biro Umum Setdaprov NTB. Dipromosikan sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah NTB pada 2007. Setahun kemudian, menjabat Kadis Kebudayaan dan Pariwisata NTB.

2013, Gita dimutasi menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov NTB. Menjadi Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu NTB tahun 2017. Dan, pada 2019, ia terpilih sebagai Sekda NTB.

Profil Sosok Pj “Baru” Gubernur NTB

Informasi yang berhasil diendus Lakeynews dari beberapa sumber menyebutkan, yang akan menjadi Pj Gubernur NTB menggantikan Gita Ariadi adalah Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin. Sampai hari ini, Hassanudin masih menjabat Pj Gubernur Sumatera Utara.

Dari beberapa literatur yang salah satunya Wikipedia diketahui, bahwa pria kelahiran 7 September 1965 merupakan purnawirawan TNI AD. “Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat, 25 Februari 2022 – 24 Agustus 2023,” sebut Wikipedia.

Pada 31 Agustus 2023, Hassanudin ditunjuk Presiden Jokowi sebagai penjabat Gubernur Sumut menggantikan Edy Rahmayadi. Dia dilantik Mendagri Tito Karnavian pada 5 September 2023.

Riwayat Pendidikan

Akademi Militer (Akmil) kecabangan Artleri, 1989. Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) dan Lulusan Terbaik Susreg XLI, 2003. Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), 2015. S1 Ilmu Administrasi Negara Universitas Terbuka. S2 Magister Manajemen Universitas Krisnadwipayana, 2010. S3 Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, 2023.

Riwayat Jabatan

Militer;

Danmen Arhanud 1/Falatehan, 2011. Paban I/Jakrenstra Srenad. Pamen Denma Mabesad. Asrendam I/Bukit Barisan, 2013. Danpusdik Arhanud, 2013-2014. Danrem 045/Garuda Jaya, 2014-2016. Pamen Denma Mabesad, 2016-2017. Irut Renproggar Itjenad, 2017-2018. Waasrena Kasad, 2017. Kasdam I/Bukit Barisan, 2018-2019. Asrena Kasad, 2019-2020. Pangdam Iskandar Muda, 2020. Pangdam I/Bukit Barisan, 2020-2022. Dan, Wairjenad, 2022-2023.

Sipil;

Wakil Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat, 25 Februari 2022 – 24 Agustus 2023. Terakhir, Penjabat Gubernur Sumatera Utara, 2023 – sekarang. (*)