Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu H. Gaziamansyuri (dua dari kiri) didampingi Emil Salim, saat beraudiensi dengan Deputi Event Kemenparekraf Vinsensius Jemadu. (ist/lakeynews)

Temui Deputi Event, Gaziamansyuri Sampaikan Banyak Hal

DOMPU – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dipastikan akan menghadiri event Dompu Expo 2024 yang digelar di Lapangan Bola Karijawa – Dompu, 24-29 Juni ini.

Kepastian tersebut setelah pihak Pemkab Dompu yang diwakili Kepala Bappeda dan Litbang H. Gaziamansyuri, beraudiensi dengan pihak Kemenparekraf pada Senin (10/6/2024) siang lalu.

Hanya saja yang hadir nanti bukan langsung Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. Namun, utusan.

“Karena pada waktu yang bersamaan, Mas Menteri (Menparekraf, red) sudah ada agenda berkunjung ke Cina,” kata Aba Syuri, sapaan H. Gaziamansyuri pada Lakeynews, Rabu (12/6/2024) pagi ini.

Saat berkunjung ke Kemenparekraf, Aba Syuri yang didampingi Emil Salim, Staf Jabatan Fungsional Bappeda diterima Deputi Event Kemenparekraf Vinsensius Jemadu dan beberapa pejabat terkait.

Bukankah sedianya pertemuan tersebut dihadiri Bupati Dompu H. Kader Jaelani?

Aba Syuri membenarkan hal itu. Bupati tidak sempat hadir karena kendala teknis. “Karena keterlambatan pesawat. Beliau (Bupati Kader, red) tiba setelah pertemuan selesai,” jawab Aba Syuri.

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu H. Gaziamansyuri (dua dari kiri) didampingi Emil Salim, pose bersama Deputi Event Kemenparekraf Vinsensius Jemadu dan pejabat terkait. (ist/lakeynews)

Meski demikian, pertemuan berjalan sesuai harapan. Dalam pertemuan itu, Aba Syuri yang juga Wakil Ketua Dompu Expo 2024 menyampaikan beberapa hal. Salah satunya, terkait potensi pariwisata Kabupaten Dompu yang cukup menjanjikan.

“Kami memiliki lokasi wisata gunung yang lengkap yaitu Gunung Tambora. disamping itu, kami memliki lokasi pantai, yakni Pantai Lakey yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara untuk berolahraga surfing,” papar Aba Syuri.

Baca juga:

Aba Syuri sangat berharap pemerintah pusat membantu Dompu dalam mengembangkan potensi wisata ini.

Khususnya Pantai Lakey, pernah dilaksanakan event internasional surfing. “Sayangnya, kegiatan bertaraf dunia tersebut sudah sekitar 15 tahun tidak dilaksanakan lagi,” ungkap Aba Syuri.

Pada sisi lain, Aba Syuri juga menyampaikan harapan, pada 2025 Kabupaten Dompu masuk dalam Lokasi Prioritas (Lokpri) Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pariwisata.

Mengapa?
“Ini mengingat pengembangan potensi wisata memerlukan sumber daya yang cukup besar, sedangkan kapasitas fiskal Kabupaten Dompu cukup terbatas. Segala kebutuhan agar Dompu bisa menjadi Lokpri DAK akan kami persiapkan dengan segera,” tegas Aba Syuri.

Demikian juga dengan pengembangan ekonomi kreatif. Menurut Aba Syuri, dalam tahun terakhir, sedikitnya telah tumbuh 1.300 usaha mikro baru di Bumi Nggahi Rawi Pahu.

Hal ini menunjukan, geliat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Dompu cukup menjanjikan. “Atas dasar inilah, tahun ini kami menyelenggarakan Dompu Expo untuk mengenalkan potensi dan sumberdaya yang dimiliki oleh Kabupaten Dompu,” jelasnya.

Di bagian akhir, mewakili pemerintah daerah dan masyarakat Dompu, Aba Syuri, sangat mengharapkan Menparekraf menghadiri Pembukaan Dompu Expo, 24 Juni 2024.

“Dengan hadirnya Pak Menteri, kami berharap event Dompu Expo dapat masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN), seperti Festival Tambora beberapa tahun lalu,” pintanya.

Mendengar paparan panjang lebar Aba Syuri, Deputi Event Kemenparekraf Vinsensius Jemadu menanggapi positif. Kepada Aba Syuri, Vinsensius memastikan Kemenparekraf akan mengirim utusan untuk menghadiri Dompu Expo 2024.

Seperti yang kemukakan di atas, terpaksa mengirim utusan karena pada waktu yang bersamaan, Menparekraf dan Deputi Event akan berkunjung ke Cina.

“Saran mereka, kita terus memperbanyak event untuk mempromosikan potensi daerah. Seperti event lari 10K, mengangkat budaya-budaya daerah, potensi pertanian, perikanan, berbagai macam festival, dan lainnya,” tutur Aba Syuri mengutip pernyataan Vinsensius. (tim)