
Iya. Tinggi tiang listrik di jalur itu 12 meter. Sedangkan tinggi tangga yang ada, hanya tujuh meter. Kita belum punya tangga elektronik (untuk memperbaiki lampu pada tiang listrik setinggi 12 meter).”
Gatot Gunawan P. Putra, Sekda Kabupaten Dompu
DOMPU – Masalah Penerangan Jalan Umum (PJU) atau lampu jalan di Kabupaten Dompu masih menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi pemerintah daerah ini.
Jangankan wilayah-wilayah di luar kota, di dalam kotapun tidak sedikit jalan raya yang gelap gulita. Hal ini kembali mendapat sorotan. Suara-suara warga yang mengharapkan segera teratasinya masalah lampu jalan ini terus menerus menggema. Baik di dunia nyata maupun di dunia maya.
Pada hari-hari kerja, warga maupun pengguna jalan sangat terbantu oleh lampu-lampu toko. Tetapi kalau pada hari libur, suasananya seperti kota mati, bahkan seperti kuburan.
“Ketika hari Minggu atau hari libur, semua toko di wilayah Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, tutup. Gelapnya luar biasa,” kata salah seorang warga Andi Hermawan.
Parahnya, pada malam Minggu atau Minggu malam, jalan ini merupakan area langganan huru-hara para pemuda. Mereka kerap kejar-kejaran, dan dijadikan tempat “main” panah yang meresahkan selama ini.

Fakta yang sama juga dijumpai di beberapa wilayah lain, baik di Kecamatan Woja, lebih-lebih di Kecamatan Dompu sebagai jantung kota.
Belum lagi wilayah luar kota. Salah satunya, kawasan “seram” Tekasire, baik yang masuk dalam wilayah Kecamatan Woja maupun Kecamatan Manggelewa.
Akun Medsos Facebook Muhammad Amin, belakangan diketahui milik warga Manggelewa itu, meminta kepada Pemkab Dompu agar memperhatikan lampu jalan di tanjakan Tekasire tersebut.
“Kasihan pengguna jalan, sangat tidak aman. Terutama pengguna roda dua. Gelap gulita,” demikian tulis akun itu yang hasil tangkap layar dibagikan anggota ke WAG LakeyNews, Minggu (3/3/2024) malam.
Sekretaris Desa Nowa, Kecamatan Woja yang juga Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Dompu, Muhammad Amin, juga beraspirasi di WAG in.
Dia mengharapkan perhatian dan penanganan Pemkab Dompu terhadap lampu jalan di ujung barat kota Dompu. “Sudah tiga tahun lampu jalannya mati. Dari Nowa sampai Montabaru,” ungkap Amin.
Lampu-lampu jalan yang menuju dan di BTN Larema juga mati total sudah hampir dua tahun lebih. “Jangan lupa diperhatikan juga lampu jalan di situ,” pinta H.R. M. Agoes Soeryanto, salah seorang warga setempat.

Menanggapi itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dompu Gatot Gunawan P. Putra mengaku, harapan warga tersebut tetap menjadi perhatian dan apresiasi Pemda.
Dia kemudian menginformasikan aktivitas para petugas yang pada malam itu tengah bekerja, menangani lampu jalan yang mati di beberapa titik.
“Mereka masih fokus di jalur dekat lampu merah Karijawa ke arah rumah Dokter Dias,” kata Gatot, juga di WAG LakeyNews, Minggu malam.
Setelah itu, tim tersebut akan naik naik ke jalan kecil yang mengarah ke Simpasai.
Diketahui, jalur-jalur kabel dimaksud tidak mengikuti arah jalan. Malah masuk ke gang-gang. “Makanya, tim itu betul-betul teliti memeriksa di mana bagian yang konslet,” tegas Sekda mengutip penjelasan anak buahnya.
Bahkan menurut laporan yang diterima Sekda, sudah hampir lima jam tim bekerja di titik itu. “Karena memang tingkat kesulitannya yang cukup rumit,” paparnya.

Khusus untuk PJU di Tekasire, Sekda mengharapkan agar warga –khususnya para pengguna jalan– agar bersabar. Petugas PJU tetap turun ke lapangan hampir tiap hari, bahkan hari libur sekalipun.
“Untuk jalur Tekasire masih sedang diupayakan ganti baru. Tiang dan lainnya banyak yang harus diganti,” tandas Sekda.
Menanggapi balik penjelasan Sekda tersebut, Andi Hermawan mengucapkan terima kasih. Harapannya, semua titik lampu jalan yang mati total bisa segera kembali normal demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Lampu jalan di Simpasai mati total sudah tiga tahun lebih. Kami masih mengharapkan keberpihakan pemerintah,” pintar Andi lagi.
“Iya. Tinggi tiang listrik di jalur itu 12 meter. Sedangkan tinggi tangga yang ada, hanya tujuh meter. Kita belum punya tangga elektronik (untuk memperbaiki lampu pada tiang listrik setinggi 12 meter),” sebuah Sekda.
Meski demikian, pihaknya tetap akan mengupayakan untuk memperbaiki semuanya. Semua titik termasuk di jalur perumahan (BTN) Larema. (tim)

One thought on “PJU Terus Disorot, Sekda Dompu: Sedang Dikerjakan, Akan Diperbaiki Semua”