
ACARA Lepas Pisah (Pelepasan) 64 Siswa Kelas XII SMAN 3 Dompu Tahun Ajaran 2022/2023 di halaman sekolah terkait, Sabtu (6/5) pagi, diselimuti isak tangis.
Para guru, tata usaha, dan siswa tampak tak kuasa menahan rasa sedih dan linangan air matanya.
Tak terkecuali, Kepala Sekolah Hendratno juga. Bola mata putih Pak Hendro (sapaan Hendratno) saat itu terlihat memerah. Sesekali kedua telapak tangan Hendro mengusap pojok kanan-kiri matanya.
Awalnya, biasa-biasa saja. Kemudian terjebak suasana senang dan bahagia oleh beberapa penampilan, baik diawal maupun akhir acara.
Keharuan mulai dirasakan pada sesi salam-salaman. Semula, senyum yang mereka lempar masih merekah, bahkan sepintas ada sumringah.

Namun, memasuki bagian tengah salaman yang dibarengi Cipiki-cipika, beberapa peserta didik perempuan terlihat meneteskan air mata.
“Kami sudah tiga tahun menimba pengetahuan di sekolah ini. Kemudian hari ini kami dilepas dan berpisah,” kata salah seorang siswa yang dilepas pada Lakeynews.com.
Dia mengaku sangat sedih berpisah dengan sekolahnya. “Banyak suka duka yang kami rasakan selama di sini,” sambungnya.
Bukan hanya siswa. Guru-guru, terutama kaum ibu guru juga seolah tak mampu menahan dan membendung tetesan air matanya.
Sama dengan siswa, para pendidik juga merasakan kesedihan yang teramat sangat ketika tiba waktunya berpisah dengan anak-anak didik mereka.
“Iya, kami sedih sekali. Karena memang selama ini banyak suka duka kami dengan mereka (siswa),” kata salah seorang guru yang juga Ketua Panitia Lepas Pisah, Ida Faridah.
Perasaan yang sama juga dilontarkan sejumlah guru lainnya. Termasuk Al Uswatun, Rahmi, dan Suci.
Tatkala satu persatu nama alumni SMAN 3 Dompu TA 2022/2023 dibacakan, disebutkan pula cita-citanya. Secara umum, mereka mempunyai keinginan untuk menjadi orang sukses dan hebat. Ingin jadi orang yang berguna bagi bangsa/negara, sekolah, keluarga dan agama.
Namun, cita-cita yang paling sering dibacakan adalah ingin menjadi anggota TNI dan KOWAD. Menyusul yang ingin jadi anggota Polri/Polwan. Ada pula yang mau jadi Dokter, Guru dan lainnya, termasuk Astronot.

Diharapkan Jadi Pioner Majukan SMAN 3 Dompu
Pengawas Pembina Sekolah Muhammad Gunawan yang kala itu mewakili Kepala Cabang Dinas Dikbud Dompu, Dinas Dikbud NTB Muhamad Ihsan, menyampaikan beberapa pesan dan harapan.
“Saya mengharapkan, kedepan anak-anak yang dilepas ini menjadi pioner bagi SMAN 3 Dompu. Tetap berkontribusi bagi kemajuan SMAN 3 Dompu kapan dan di manapun kalian berada,” imbuhnya.
Gunawan memberikan apresiasi atas kemajuan dengan berbagai capaian yang dialami SMAN 3 Dompu. “Saya bangga dengan kemajuan yang dicapai sekolah ini,” akunya.
Dia mengingatkan, hal tersebut terus dipertahankan dan dikembangkan. Walaupun diakuinya, muncul juga sedikit riak dan kritikan dari luar sekolah.

“Memang tidak bisa memuaskan semua orang. Tapi kita harus tetap mengupayakan agar lebih baik dan lebih maju lagi,” harapnya.
Gunawan mengaku senang dengan keberadaan masyarakat lingkar sekolah, yang terus mendorong dan berkontribusi bagi kemajuan sekolah. “Kedepan diharapkan tetap memberikan dukungan,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala SMAN 3 Dompu Hendratno mengucapkan selamat jalan kepada para peserta didik yang dilepas pagi itu.
“Senantiasa jagalah nama baik sekolah ini di manapun kalian berada. Buatlah kami semua disini bangga pada kalian,” kata Hendro menasihati.
Pada sisi lain, Hendro mengimbau agar siswa-siswi yang dilepas tersebut tidak terlalu euforia. Tidak berlebihan meluapkan kesenangan dan kebahagiaan dalam merayakan kelulusan.
“Semoga selepas dari sekolah ini, kalian semua menjadi orang yang sukses. Sukses di segala bidang. Berguna bagi banyak orang, baik keluarga, lingkungan hingga masyarakat luas,” imbuh Hendro.
Sebelum Hendro memberikan sambutan, terlebih dulu Ketua Panitia Ida Faridah menyampaikan laporan. Kemudian doa bersama dipimpin Ustaz Masran Yasin, yang juga Ketua Komite SMAN 3 Dompu. (ayi)
