
Penting Anak-anak Masuk KB PAUD Sebelum ke SD, Inilah Alasannya…
–
KELOMPOK Bermain Pendidikan Anak Usia Dini (KB PAUD) Naylah genap berumur 12 tahun. KB PAUD Naylah berkedudukan di Dusun Karaku, Desa Manggena’e, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.
Hingga 2022 ini sudah 10 tahun menamatkan peserta didik. Namun, baru tahun (kali) ini pelepasan dan perpisahan siswa/siswi diacarakan.
Acaranya yang berlangsung di kompleks KB Naylah pada Sabtu (11/6) pagi itu lumayan wah untuk ukuran kelompok bermain. Apalagi letaknya di pinggiran. Di perbatasan daerah (Kabupaten Dompu dan Bima) lagi.
Sedianya, kegiatan itu dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Dompu Lilis Suryani Kader Jaelani. Namun karena ada kegiatan lain dan tidak dapat diwakilkan, maka Umi Lilis diwakili Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Dompu Hj. Siti Faridah Syahrul Parsan.
Hadir saat itu Kepala Cabang Dinas Dikpora Kecamatan Dompu Indriati, S.Pd, mewakili Kadis Dikpora Kabupaten Dompu, Asesor BAN PAUD PNF Pokja Kabupaten Dompu Dr. Ihlas H. Hasan, S.PdI,SH, MPd.
Juga hadir Ketua Daerah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Dompu Ida Faridah, S.Pd, Penilik PAUD Kecamatan Dompu, Kepala Dusun Karaku Usman H.M. Ali, sejumlah tokoh dan warga masyarakat, para orang tua siswa dan undangan lainnya.
Ketika memberikan sambutan, Ketua GOW Dompu Hj. Siti Faridah Syahrul Parsan mengatakan, PAUD adalah salah lokomotif pendidikan yang diamanatkan oleh Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
PAUD merupakan ujung tombak kemajuan untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia. Sebagai pilar mendidik generasi sehat cerdas ceria dan mandiri.
“Kita harapkan kepada seluruh masyarakat Dusun Karaku Desa Manggena’e agar membawa anak-anaknya masuk ke KB PAUD Naylah,” kata istri Wabup Dompu H. Syahrul Parsan itu.
KB PAUD, menurutnya, mendidik beberapa aspek; agama, moral, psikomotorik, bahasa, seni, sosial dan emosional. “PAUD sangat penting untuk melihat perkembangan anak sebelum melanjutkan ke tingkat sekolah dasar,” tandasnya.
Wanita yang akrab disapa Umi Faridah itu mengucapkan terima kasih kepada KB PAUD Naylah yang dinilai begitu proaktif mendukung pendidikan di Bumi Ngahi Rawi Pahu.

KB PAUD Naylah berdiri 10 Januari 2010. Diprakarsai Rahmah, S.PdI dan Abdul Hamid.
Acara pelepasan dan perpisahan siswa/siswi Sabtu pagi tadi, merupakan kali pertama dilakukan pihak KB Naylah. “Alhamdulillah acara pelepasan dan perpisahan siswa/siswi KB Naylah tidak disangka berlangsung semeriah ini,” kata Kepala KB PAUD Naylah, Amirudin.
Hal tersebut, kata Amirudin saat memberikan sambutan, tidak terlepas dari tingginya antusiasme masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan mahasiswa Dusun Karaku.
“Terima kasih atas kehadiran Bunda PAUD yang diwakili ketua GOW Dompu dan para undangan sekalian dalam acara yang pertama kami adakan ini,” ucapnya.
KB PAUD Naylah sedang berbenah. Sedikit demi sedikit. Bekerja sama dengan masyarakat setempat, orang tua siswa dan Pemerintah Desa Manggena’e.
KB PAUD Naylah mendapat dana bantuan operasional berdasarkan jumlah siswa. Juga suntikan insentif guru PAUD yang bersumber dari dana Desa Manggena’e. Tiap tahun Rp. 1,2 juta per guru.
“Alhamdulillah, empat guru KB PAUD Naylah mendapat ‘jatah’ insentif dari Desa Manggena’e,” ungkap Amir, sapaan Amirudin. (ayi)

One thought on “Setelah 12 Tahun Berdiri, Kali Pertama Pelepasan Siswa KB Naylah Berlangsung Meriah”