

–
Catatan:
Sarwon Al Khan, Dompu – NTB
–
SAYA sempat bingung, harus memulai tulisan tentang ini dari mana. Sudah dua hari hasrat menulisnya, tidak kunjung jadi. Tadi malam pun gagal lagi karena keburu diserang kantuk.
Hingga acara Silaturahmi Pemkab Dompu Bersama Insan Pers dalam Rangka Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati, tulisan belum juga bisa dimulai.
Seumur-umur menjadi wartawan (sejak sekitar Agustus 1997), baru kali ini mengalami hal seperti ini. Dibilang banyak pikiran dan jenuh, tidak. Capek, sibuk, banyak pekerjaan, pun tidak.
Nah, daripada makin lama makin bingung, ya, pada Rabu (9/2) malam ini, saya mulai saja tulisan dari “kebingungan”. Pikiran saya simpel dan sederhana saja. Bagaimana isi hati dan uneg-uneg tersampaikan melalui tulisan.
Intinya, apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Dompu, NTB, dibawah kepemimpinan pasangan Bupati “Aby” Kader Jaelani dan Wakil Bupati H. Syahrul Parsan (AKJ-Syah).

Dalam acara silaturahmi tadi beberapa perwakilan warga pers menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Dompu. Lalu, mengapa saya pandang patut disampaikan lewat tulisan ini?
Mungkin ada yang menilai, bahkan menganggap ini berlebihan. Atau mungkin menilainya terlalu lebay. Jika ada yang demikian, itu sah-sah saja. Dapat dimahfumi. Namun, ada beberapa hal luar biasa dan langka yang kami rasa dari perhatian AKJ-Syah, Sekda Gatot Gunawan PP bersama jajaran Pemda, termasuk Kabag Prokopim Setda Ardiansyah (Simpe Dian).
Pertama, dari 10 kabupaten dan kota se-NTB, hanya Kabupaten Dompu yang peringatan HPN 2022 diinisiasi dan difasilitasi oleh pemerintah daerah. Saya sebut “hanya” karena menurut informasi, sembilan daerah lainnya dilaksanakan kegiatan oleh Pemda seperti Dompu.
Kedua, untuk Dompu sendiri, saya mendapat informasi, acara HPN yang dimotori Pemda merupakan peristiwa kali pertama. Ini tentu bukan sekadar apresiasi. Lebih dari itu. Sebuah kehormatan, penghargaan, bahkan saya menyebutnya “hadiah” dari pemerintahan AKJ-Syah kepada pers.

Ketiga, baru kali ini unsur Forkompinda dan puluhan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Dompu kompak hadir dalam gawe insan pers. Walaupun yang hadir adalah separo dari total jumlah pimpinan OPD yang ada.
Sayangnya, bupati dan wakil bupati tidak sempat hadir. Diinformasikan, bupati sedang dalam kondisi fisik yang kurang fit. AKJ kelelahan karena selama beberapa hari terakhir aktivitasnya begitu sibuk.
Karena itu, diwakili Sekda Gatot Gunawan, Bupati AKJ menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap insan pers dan para undangan silaturahmi.
“Semula, Beliau akan bergabung dengan kita di sini. Karena kondisi fisiknya kurang fit dan sulit memaksakan diri hadir, Beliau menitipkan salam hormat dan permohonan maaf kepada kita semua,” kata Sekda mengawali sambutannya.
Demikian juga Wabup H. Syahrul Parsan. Papi Rul (sapaan Wabup H. Syahrul Parsan) tidak berkesempatan hadir karena sedang berada dan menunaikan tugas dinas di luar daerah.
Terlihat hadir Ketua DPRD Andi Bachtiar, Kajari M. Abeto Harahap, Dandim 1614/Dompu Letkol Kav Taufiq, Kapolres AKBP Iwan Hidayat diwakili Kasi Humas IPDA Akhamd Marzuki. Hadir pula, selain para Asisten Setda, puluhan pimpinan OPD, juga sejumlah Kabag dan Kabid, pimpinan media dan wartawan dari berbagai media massa, serta sejumlah pengurus organisasi media dan wartawan.

Kegiatannya memang tidak sesemarak, segegap gempita atau seheboh peringatan “hari-hari lainnya”. Acara HPN 2022 di Dompu dibingkai dalam bentuk silaturahmi.
Seremonialnya, setelah pembukaan, pembacaan ayat-ayat suci Alquran, menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan sambutan Sekda, diwarnai prank keributan beberapa wartawan dan diakhiri sesi pose bersama.
Namun, setelah sambutan Sekda, diberikan ruang penyampaian pandangan, usul, saran, masukan hingga kritikan. Dari pihak Pemda (ketua DPRD dan beberapa pimpinan OPD) kepada insan pers. Sebaliknya, dari beberapa perwakilan insan pers kepada pihak Pemda. Umumnya, objektif dan konstruktif.
Meski acara silaturahmi tersebut dikemas dalam suasana santai dan kekeluargaan, dirasa tidak mengurangi substansi dan makna dari peringatan hari pers itu sendiri.
Apalagi Bagian Prokopim dikomandoi Simpe Dian bersama komponen lain di Setda yang menjadi penentu suksesnya kegiatan, telah melakukan persiapan sedemikian rupa. Ruangan ditata berbeda dari kelaziman acara umumnya.

Puluhan meja bundar ukuran sederhana dan ratusan kursi diatur begitu apik. Tidak dideret menghadap ke depan. Tidak menoton dan kaku. Meski kegiatan tergolong serius, suasananya relatif santai. Gayanya “serius tapi santai, santai tapi serius”.
Beberapa hari sebelum acara itu diselenggarakan, Sekda Gatot Gunawan PP mengundang pimpinan, pengurus dan anggota organisasi wartawan dan media. Pertemuan dipandu Kabag Prokopim Ardiansyah berlangsung di ruang rapat Sekda.
Kesempatan itu dibahas secara teknis tentang berbagai hal terkait rencana dan model kegiatannya. Mengingat waktu, situasi dan kondisi yang kurang memungkinkan, akhirnya disepakati kegiatan digelar dalam bentuk silaturahmi.
–
Gatot Gunawan: Pers Berkontribusi, Tetaplah Bersinergi dengan Pemda
Mengapa Pemkab Dompu tergugah mengadakan acara bagi elemen pilar keempat demokrasi itu?
Pemerintah daerah punya beberapa alasan dan pertimbangan. Salah satunya, peran dan kontribusi pers terhadap daerah selama ini dirasakan begitu besar. Terutama bagi masyarakat dan mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih.
Silaturahmi tersebut, disamping untuk ikut memperingati HPN 2022, juga makin merekatkan hubungan dan meningkatkan sinergitas antara pemerintah dengan insan pers.
“Inilah antara lain alasan kami melaksanakan kegiatan ini,” kata Sekda Gatot dalam sambutan pada kegiatan tersebut.

Para pimpinan OPD lingkup Pemkab Dompu diundang semua (meski hanya separo yang hadir). Tujuannya, agar bisa mengambil bagian, mengungkapkan isi hati dan uneg-uneg, harapan, saran, masukan dan kritikan kepada insan pers.
Demikian halnya insan pers. Juga bisa secara langsung menyampaikan hal yang sama (uneg-uneg, harapan, saran, masukan dan kritikan) kepada Pemda dan pimpinan OPD.
Pemkab Dompu, menurut Sekda, sangat merasakan dampak positif dari peran pers yang signifikan bagi kemajuan dan pembangunan daerah.
Pers melalui pemberitaannya telah membantu pemerintah dalam mengawal program-program yang dilaksanakan. Diharapkan, kedepan, hal itu terus dilakukan.
Program unggulan pemerintahan AKJ-Syah saat ini adalah JARA PASAKA (Jagung, Porang, Padi, Sapi dan Ikan). Pers sangat diharapkan untuk ikut menyosialisasikannya. Berikut program-program lain yang dilaksanakan pemerintah.
“Kalau tidak ada pers, akan jadi apa dunia ini. Ibarat sayur tanpa garam,” papat Gatot memberikan perumpaan.
Karena itu, pria yang pernah menduduki beberapa jabatan eselon II di Pemkab Dompu itu kembali berharap, pers tetap bersinergi dengan pemerintah daerah. Mendukung langkah-langkah pemerintah dalam menyukseskan dan mewujudkan kemajuan nyata, menuju DOMPU MASHUR; Dompu yang Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius.
“Selamat Hari Pers Nasional. Semoga pers terus diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Sukses buat Teman-teman Pers,” ujar Sekda.

Penulis;
“Terima kasih Pemkab Dompu di bawah kepemimpinan AKJ-Syah. Terima kasih DPRD Dompu yang diketuai Andi Bachtiar, unsur Forkompinda, para pimpinan OPD dan jajaran, mitra dan semua pihak yang tidak sempat kami sebutkan satu persatu. Mohon maaf jika tersua salah dan khilaf.”
“Bina dan bimbing kami. Tegur dan koreksi jika kami keliru. Bantu, dukung dan doakan kami. Semoga kami tergolong orang-orang yang kokoh dan independen sebagai jembatan semua kepentingan. Dijauhkan dari sifat dan sikap zalim, kufur dan fakir. Tidak gentar menyampaikan kebenaran, meski itu pahit dan berisiko.” Wallahu a’lam bishawab. (*)

One thought on ““Hadiah” AKJ-Syah untuk Pers”