DOMPU, Lakeynews.com – Setelah ditagih langsung ke Sekda lewat media sosial Facebook, akhirnya Pemprov NTB merespon masalah 1.000 bungkus kopi “JPS Gemilang” milik IKM asal Kabupaten Dompu yang belum dibayar.

“Alhamdulillah akhirnya direspon,” kata Kadis Perindag Kabupaten Dompu Drs. Hj. Sri Suzana, M.Si, pada Lakeynews.com, Sabtu (18/9) malam ini.

Baca berita sebelumnya: 1.000 Bungkus Kopi IKM Dompu belum Dibayar Pemprov NTB

“Tadi, saya sudah dihubungi oleh Pak Husni, Asisten II Setda NTB. Beliau menyarankan agar kita membuat pengaduan secara tertulis,” sambung kepala dinas yang akrab disapa Umi Nana itu.

Menindaklanjuti saran lisan melalui telepon tersebut, Umi Nana langsung menghubungi pihak IKM (Industri Kecil Menengah) agar segera membuat surat pengaduan yang ditujukan kepada Sekda NTB.

“Tugas Umi (Umi Nana, red) hanya memfasilitasi,” papar salah satu srikandi perempuan Eselon II Pemkab Dompu itu.

Umi Nana merasa sangat bahagia jika bisa membantu menyelesaikan masalah yang dialami masyarakatnya. Apalagi masalahnya sudah lama dan berlarut-larut tanpa kepastian.

“Bahagia rasanya bisa menyelesaikan masalah ini. Sehingga membuat IKM kopi Vanbredo tersenyum kembali,” ujar Umi Nana tanpa menyebut IKM dimaksud.

“Semoga kita memberi manfaat bagi sesama. Aamiin,” tambahnya berharap.

Pada sisi lain, Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si, juga akhirnya menanggapi balik tanggapan Umi Nana pada kolom komentar dalam statusnya.

Sri Suzana japri ke WA dgn info yg detail, siapa umkm yg dirugikan. Transaksinya dengan siapa/dinas apa?” demikian tanggapan dan pertanyaan Sekda melalui akun FB pribadinya, Lalu Gita Aryadi. (tim)