
DOMPU, Lakeynews.com – Masalah wanita berinisial M, orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) yang dinikahi Yakub, kakek berusia 79 tahun di Dompu, NTB, kini memasuki babak baru.
Meski pihak keluarga sudah mengambil kembali M dari tangan Yakub (setelah musyawarah di Kantor Lurah Kandai Satu, Kecamatan Dompu, 26/8/2021) dan segera dirujuk ke RSJ Mutiara Sukma Mataram, bukan berarti masalah selesai.
Mengapa?
Hari ini juga, pihak keluarga M memberikan laporan tentang pencabulan dengan pengancaman ke Polres Dompu.
Hanya saja yang dilaporkan, bukan Yakub, pria tua yang menikahinya. “Karena kakek itu juga termasuk korban,” kata Waka Polres Dompu Kompol Abdi Mauluddin, S.Sos.
Hal tersebut disampaikan Pamen Polri yang semasa kecilnya biasa disapa Deny itu, dihubungi Lakeynews.com melalui telepon genggamnya, sore ini.
Baca juga: Viral; Wanita Dompu yang Dinikahi Kakek Itu Orang Dalam Gangguan Jiwa
Lalu siapa yang dilaporkan pihak keluarga M?
“Ada orang lain. Orangnya masih dilakukan penyelidikan oleh teman-teman PPA,” jawab Deny yang untuk sementara menolak menyebut identitas atau inisial terlapor.
Informasi yang dihimpun media ini dari beberapa sumber berkompeten menyebutkan, bahwa sebelum M dinikahi kakek Yakub, diduga terjadi kasus pencabulan. Parahnya peristiwa pencabulan itu disertai dengan pengancaman.
Untuk menutupi perbuatan bejadnya tersebut, terduga pelaku mendorong kakek Yakub menikahi M, beberapa hari lalu. “Itu hanya sebagai modus pelaku untuk menutupi perbuatannya,” kata sumber itu.
Kasus itulah yang dilaporkan ke Polres Dompu melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Menindaklanjuti laporan itu, kepolisian segera bertindak.
Penyidik PPA melakukan penyelidikan. Memanggil dan memeriksa para pihak terkait. “Termasuk mengumpulkan barang bukti lainnya. Ini yang dilakukan teman-teman di PPA,” jelas Kompol Abdi.
Deny mengatakan, berikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja dulu. Nanti, sejauhmana dan bagaimana hasil dari proses yang dilakukan, akan disampaikan kemudian.
“Teman-teman penyidik masih bekerja. Dan, mereka serius menjalankan tugasnya,” papar Deny. (tim)
