Sisi-sisi pandang saat pertemuan pihak Pemkab Dompu dengan Pemprov DKI Jakarta. Berdiri dari kiri; Ketua DPRD Dompu Andi Bachtiar, Amd.Par, Wagub DKI Jakarta H. Ahmad Riza Patria, MBA dan Bupati Dompu “Aby” Kader Jaelani. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Setelah Tol Laut Calabai, Pekat, resmi beroperasi beberapa waktu lalu, Pemkab Dompu putar otak dan melakukan terobosan-terobosan. (Baca: Tol Laut KM Camara Nusantara 4 Calabai Resmi Beroperasi)

Belum lama ini, pihak Pemkab Dompu melakukan pertemuan dengan pihak Pemprov DKI Jakarta. Mereka membahas kerja sama di bidang peternakan.

Pemkab Dompu diwakili Bupati “Aby” Kader Jaelani (AKJ) bersama Ketua DPRD Andi Bachtiar, Amd.Par. Sedangkan Pemprov DKI Jakarta diwakili Wagub H. Ahmad Riza Patria, MBA.

Ikut juga dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta pada 7 Juni itu, pihak PT. Darma Jaya sebagai salah satu BUMD yang bergerak di bidang penyedia daging.

Kerja sama yang dibahas tersebut, khususnya dalam hal penyediaan daging. “Dompu siap dan akan menyediakan daging untuk memenuhi kebutuhan DKI Jakarta,” kata Andi Bachtiar pada Lakeynews.com, Rabu (30/6) siang.

Bentuk kerja sama yang diharapkan, lanjut politisi NasDem ini, Pemda Dompu akan melibatkan koperasi atau kelompok usaha yang menyediakan daging. “Tentu daging yang memenuhi standar dan sesuai dengan permintaan pasar Jakarta,” papar Andi.

Sebagai langkah awal setelah adanya komunikasi dan rencana kerja sama dengan DKI Jakarta itu, Pemkab Dompu akan terlebih dulu memaksimalkan peran kekarantimaan ternak dan Rumah Potong Hewan (RPH).

Dengan demikian, kedepan melalui Tol Laut Calabai, Dompu tidak hanya mengirim ternak hidup tetapi juga mengirim daging segar. Sehingga kerja sama ini memiliki multi efek.

Andi kemudian menyebut beberapa di antara efek positif dari kerja sama Pemkab Dompu dengan Pemprov DKI Jakarta.

“Efek baik bagi kita, antara lain, ada kepastian pasar dan harga. Kemudian, terbukanya industri baru, dimana kulit sapi, kepala dan kaki memiliki harga jual tersendiri,” urainya.

Andi juga mengungkapkan, sejauh ini DKI Jakarta membutuhkan daging sapi sekitar 5.500 ton per bulan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pihak Pemda DKI salama ini baru bekerja sama dengan pihak Australia dan pengusaha Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, kerja sama Pemprov DKI dengan Pemkab Dompu diharapkan akan segera terwujud dan berjalan sesuai harapan. “Insya Allah. Mohon doa dan dukungan dari semua elemen masyarakat Dompu,” pinta Andi Bachtiar. (ayi)