Babinsa Desa Songgajah Serma Irwan bersama warga mengangkat kayu yang dibawa banjir bandang. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Dua Desa di Kecamatan Kempo (Songgajah dan Tolokalo) Kabupaten Dompu kembali dilanda banjir bandang, Minggu (29/12) lalu sekitar pukul 14.20 wita. Banjir ini disebabkan derasnya curah hujan yang mengguyur desa setempat selama 14.20 wita. Akibatnya, puluhan rumah yang ada di desa setempat terendam banjir setinggi satu meter.

Babinsa Desa Songgajah Serma Irwan, mengatakan, banjir ini disebabkan sungai buatan dan parit yang ada di Dusun Ruhu Ruma serta parit yang ada Desa Songgajah dan Desa Tolokalo tidak dapat mengatasi besarnya debit air mengalir.

“Akibatnya sebagian besar air muluap ke jalan raya lintas Calabai Dompu yang mengakibatkan arus lalu lintas sempat terganggu dan antrian sepanjang 2 km,” ungkapnya.

Kata Serma Irwan, selain arus air yang deras ditambah dengan banyaknya tumpukan sampah dan potongan kayu yang dibawah arus air. Karena kondisi ini, dirinya bersama Babinkamtibmas Desa Songgajah Brigadir I Komang Juniarta dan Kades Songgajah Bapak M. Noor Karim, membantu warga membersihkan beberapa tumpukan sampah yang tertumpuk di jalan raya maupun di selokan agar aliran air dapat berjalan dengan lancar.

“Kami juga membantu beberapa rumah warga untuk mengangkar harta bendanya yang terendam banjir,” jelasnya.

Memasuki pukul 16.10 wita, alhamdulillah debit air mulai berkurang sehingga jalan raya lintas Calabai Dompu dapat dilalui kembali oleh kendaraan seperti biasa. Sedangkan puluhan rumah warga di Des Songgajah dan Tolokalo masih terendam banjir.

“Akibat banjir ini kantor Desa Songgajah Jebol sepanjang 15 meter. Begitu juga dengan pagar rumah milik Abdul Hafid jebol sepanjang 10 meter dan tertimbun oleh lumpur setinggi 45. Kondisi yang sama juga dialami oleh sejumlah warga,” terangnya. (asm)