BIMA, Lakeynews.com – Wakil Bupati (Wabup) Bima H. Dahlan M. Noer mengatakan, tugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) selain meningkatkan pelayanan, juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi agar memiliki identitas kependudukan.

Hal itu disampaikan Dahlan di hadapan 39 peserta Lokakarya Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) UPT Dinas Dukcapil Kabupaten Bima yang merupakan kemitraan pemerintah Australia – Indonesia melalui Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK). Kegiatan itu berlangsung di Hotel Mutmainnah Kota Bima, Senin-Selasa (13-14/2019).

Karena itu, kata Dahlan yang didampingi Kadis Dukcapil Zunaidin S.Sos, MM dan District Coordinator KOMPAK Bima Asrullah, SH, UPT ini ke depan akan mendekatkan pelayanan.

“Pembentukan UPT Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada tujuh kluster ini merupakan momentum yang bagus, karena pemerintah dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik ke arah yang lebih baik,” kata Wabup.

Di hadapan para peserta yang merupakan staf pengelola administrasi kependudukan dari tujuh UPT kluster dan pejabat perangkat daerah terkait lingkup Pemkab Bima tersebut, Wabup berharap, pelayanan administrasi kependudukan semakin maksimal, terutama bagi masyarakat wilayah terluar seperti Langgudu, Lambu, Tambora dan kecamatan lainnya.

Sedangkan District Coordinator KOMPAK Bima Asrullah, SH mengatakan, penyusunan SOP tentang alur kerja dan sistem pelayanan administrasi kependudukan ini diharapkan akan menjadi panduan kerja staf administrasi. Selain memastikan UPT Dukcapil di kecamatan melakukan fungsinya dengan baik.

“Dengan adanya panduan dan prosedur pelayanan ini, masyarakat akan semakin mudah mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan yang murah dan cepat,” imbuhnya.

Sesuai rencana, ada tujuh UPT Disdukcapil. Kluster I, melayani Kecamatan Wawo, Sape dan Lambu. Kluster II, mencakup Kecamatan Wera dan Ambalawi. Kluster III, wilayah Monta dan Parado. Kluster IV, melayani Donggo dan Soromandi. Kluster V, melayani Langgudu. Kluster VI, melayani Sanggar. Dan, Kluster VII melayani Tambora.

Sebagai catatan, Program KOMPAK ini didukung oleh Tim Komunikasi Publik Diskominfostik Kabupaten Bima. (zar)