DOMPU, Lakeynews.com – Setelah Musyawarah Cabang (Muscab) Perdana Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Sumbawa Barat pada Rabu (8/5/2019) lalu, maka pada Minggu (12/8) malam PII Cabang Dompu menggelar kegiatan yang sama.

Muscab ke I PII Dompu tersebut dihadiri 37 orang anggota PII dan pimpinan OKP di daerah itu. Mengambil tempat di Kompleks Perum BTN Pepabri Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Acara berlangsung dari pukul 21.00 Wita hingga 23.30 Wita.

Hadir mewakili Pengurus Pusat PII, dari Komite Pengembangan Organisasi, yang bertindak sebagai Korwil Bali-Nusra, Ir. Hadi Santoso, ST, MM, IPM. Pria ini hadir sekaligus menginisiasi, mengarahkan dan membuka Muscab PII Kabupaten Dompu.

“PII merupakan satu-satunya organisasi profesi keinsinyuran, sebagaimana tertuang dalam UU No. 11/2014 tentang Keinsiyuran. Dan telah diterbitkan PP No. 25/2019 untuk pelaksanaan UU tersebut. Karena itulah, kami pengurus Pusat terus mendorong percepatan pembetukan Cabang di seluruh Indonesia demi optimalisasi pelaksanaan Peraturan Pemerintah tersebut,” ujar Hadi dalam sambutannya.

Munurut Hadi, kegiatan Muscab tersebut sesuai instruksi Ketum PP PII, Dr. Ir. Heru Dewanto, M. Sc (Eng), IPU. Selain itu, mengacu petunjuk teknis yang telah dirumuskan Komite Pengembangan Organisasi PP PII untuk mendorong terbentuknya kepengurusan PII yang legal di setiap kabupaten/kota se Indonesia.

“PII telah berdiri sejak tanggal 23 Mei 1952. Namun sampai hari ini belum seluruh kabupaten/kota memiliki Pengurus Cabang PII. Termasuk di NTB ini baru ada dua Cabang PII, yakni Bima dan Kab. Sumbawa Barat. Jadi Pengurus Cabang Dompu ini adalah yang ketiga,” terang Hadi.

Sebagai Koordinator Wilayah Bali-Nusra, Hadi menargetkan PC PII seluruh kabupaten/kota dan PW PII di NTB, NTT dan Bali terbentuk pada tahun 2019 ini. Ini mengingat PP 25/2019 menegaskan, setiap insinyur yang akan melakukan praktik keinsinyuran wajib memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) yang dikeluarkan PII.

“Kepengurusan cabang yang legal menjadi ujung tombak implementasi PP 25/2019. Sehingga peningkatan kualitas dan kompetensi para insinyur yang sangat strategis dalam pembangunan bangsa benar-benar dapat terwujud,” imbuhnya.

Muscab PII Kabupaten Dompu yang dipimpin Hadi Santoso, didampingi Ir. Abdul Muis, M.Si dan Siti Asmah, ST. Akhirnya, pada Muscab itu Abdul Muis terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PC PII Dompu Periode 2019-2022.

Dalam sambutannya, Abdul Muis berkomitmen untuk mendorong seluruh insinyur di Kabupaten Dompu bergabung dalam struktrur kepengurusan PII untuk memudahkan jalannya roda organisasi. Posisi PII dalam meningkatkan SDM para insinyur dianggap strategis.

“Saya minta waktu pada Pengurus Pusat PII untuk menyusun kepengurusan PII Cabang Dompu. Kita ingin mengakomodir sebanyak mungkin insinyur di daerah ini, meski persyaratan untuk masuk tidak gampang. Saya sendiri bersedia menjadi ketua karena fungsi mulia dari organisasi ini,” ujar pria yang juga Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dompu itu.

Dia berencana menyampaikan keberadaan PC PII ini secara langsung pada Bupati Dompu serta pejabat teras lainnya. Sehingga sinergi PII dengan pemerintah daerah dapat terjalin dengan baik.

Muis mengaku sudah lama menjadi kepala dinas. Tahu persis bahwa idealisme para insinyur tidak sebagus saat zaman dulu. Dia menunggu-nunggu momentum gerakan penguatan insinyur selama ini.

“Alhamdulillah, malam ini kita telah membentuk PC PII Dompu. Inilah wadah untuk kita mewujudkan idealisme itu,” tandas Muis. (zar)