
DOMPU – Pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 (14 Februari) yang kian dekat, tidak mengendorkan semangat Bawaslu Kabupaten Dompu dalam menggugah berbagai elemen agar aktif terlibat dalam pengawasan partisipatif.
Kali ini, yang menjadi sasaran lembaga pengawas Pemilu Bumi Nggahi Rawi Pahu adalah Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Organisasi Profesi dan Pemilih Pemula pada Pemilu 2024.
Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif terhadap mereka dilaksanakan, di Cafe Laberka – Dompu, Jumat (2/2/2024). Pantauan Lakeynews, di antara mereka, hadir sejumlah siswa perwakilan OSIS SMA/SMK, organisasi PPNI, Erbe, PGRI, dan IBI, dan perwakilan media massa.

Sedangkan Narasumber dalam sosialisasi tersebut, Bawaslu menghadirkan dua akademisi dari Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah (UM) Bima. Yakni Dr Ihlas Hasan, dan Ahmad Yasin.
Usai pemaparan dari dua narasumber, dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab. Kegiatan itu diakhiri dengan foto-foto bersama Ketua dan staf Bawaslu dengan pemateri dan peserta.
Mengapa para perwakilan sejumlah organisasi dan pemilih pemula itu dilibatkan sebagai peserta pada Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif?
“Kita harapkan mereka semua menjadi penerus informasi Bawaslu kepada komunitasnya maupun masyarakat umum. Adik-adik siswa (OSIS) bisa meneruskan kepada rekan-rekannya,” jelas Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu Swastari Haz pada wartawan usai membuka kegiatan tersebut.

Demikian juga perwakilan organisasi sosial kemasyarakatan dan organisasi profesi seperti bidan, perawat, guru dan lainnya, bisa meneruskan kepada seluruh anggotanya.
Menjawab pertanyaan, Aca Tari mengakui, pelibatan elemen-elemen seperti ini dalam melakukan pengawasan partisipatif pada Pemilu-pemilu sebelumnya masih kurang. Masih lebih pada tataran ASN dan kelompok lain sejenisnya.
“Pelibatan mereka sekarang agar pengawasan partisipatif ini lebih menyentuh pada semua lapisan masyarakat,” papar wanita berhijab yang akrab disapa Aca Tari ini.
Kedepan, output yang diharapkan dari kegiatan dengan pelibatan Ormas, organisasi profesi dan pemilih pemula, semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan.
“Mereka akan berpartisipasi menyampaikan informasi atau laporan kepada Bawaslu terkait adanya dugaan atau potensi pelanggaran yang terjadi pada proses Pemilu,” tandas Swastari. (tim)

One thought on “Gugah Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Dompu Sasar Ormas, Profesi dan Pemilih Pemula”