Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS 09 Lingkungan Salama, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu. (ist/lakeynews)

DOMPU – Pemberian pemahaman pada masyarakat, utamanya pemilih, terkait Pemilu 2024 terus dilakukan KPU Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hari ini, Senin (25/12/2023), penyelenggara Pemilu mulai menanamkan pemahaman pemilih dengan melakukan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara (Tungsura).

Simulasi diawali di TPS 09 Lingkungan Salama, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu.

“Dalam Simulasi Tungsura ini, secara riil kita libatkan pemilih di TPS 09 sebanyak 294 pemilih,” kata Ketua KPU Kabupaten Dompu Arifuddin pada Lakeynews, Senin pagi menjelang siang tadi.

Ketua KPU Kabupaten Dompu Arifuddin. (dok/lakeynews)

Simulasi Tungsura dimaksudkan sebagai sarana sosialisasi secara langsung kepada masyarakat tentang tata cara pemungutan dan penghitungan suara dan penggunaan aplikasi sirekap.

Simulasi Tungsura ini, jelasnya, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Selain itu, sebagai bentuk kesiapan bagi PPK dan PPS tentang pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

“Bagi kita KPU, kegiatan ini sebagai bahan evaluasi untuk mendapat informasi, misalnya terkait kelemahan dalam pelaksanaan punggut dan hitung suara agar bisa dilakukan perbaikan,” papar Dae Arif, sapaan Arifuddin.

Serba-serbi Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara oleh KPU Kabupaten Dompu;

(tim)