Kepala Distanbun Kabupaten Dompu Muhammad Syahroni. (ist/lakeynews)

DOMPUMusim hujan sudah mulai. Bagaimana target dan realisasi pertanaman komoditi tanaman pangan, khususnya Padi dan Jagung di Kabupaten Dompu pada musim hujan periode Oktober 2023 sampai Maret 2024?

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Dompu Muhammad Syahroni yang dikonfirmasi Lakeynews, Senin (2/1/2024) menjelaskan, realisasi pertanaman komoditi tanaman pangan jenis Padi dan Jagung, baru sebagian kecil.

Menurutnya, untuk tanaman padi, target tanam di musim hujan Oktober 2023 – Maret 2024 sebesar 29.241 hektare (Ha). “Namun, realisasi tanam sampai dengan tanggal 22 bulan Desember ini (baru) sebesar 3.608 Ha,” jelas Dae Roni, sapaan Muhammad Syahroni.

Sedangkan tanaman jagung target tanam (di musim hujan Oktober 2023 – Maret 2024) sebesar 59.549 Ha. “Realisasinya sampai dengan tanggal 22 Desember ini sebesar (baru) 3.641 Ha,” papar Dae Roni.

“Kalau kita persentasekan, realisasi tanam untuk komoditi Padi baru 13,2 persen dari target, dan komoditi jagung baru 6 persen dari target,” sambungnya.

Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sambung Dae Roni, jadwal tanam mengalami kemunduran.

“Dari realisasi tersebut, jika merujuk pada kebiasann tahun-tahun sebelumnya, ada kemunduran jadwal tanam tahun ini sekitar 30 sampai 40 hari,” ungkap Dae Roni.

Umumnya, kebiasaan tahun-tahun sebelumnya pada periode bulan Desember, di lahan irigasi teknis pertanaman komoditi padi sudah berakhir atau biasa disebut tutup tanam.

“Kami sarankan kepada para petani agar benar-benar mencermati kondisi ketersedian air buat tanamannya,” imbuh Dae Roni.

Mengapa?

“Karena, seperti yang pernah kami sampaikan, kalau mengacu pada prediksi BMKG, kondisi curah hujan bulan Desember belum stabil. Diperkirakan, akhir Januari 2024 baru terjadi puncak musim hujan,” urainya. (ayi)