Kepala SMPN 1 Dompu Abdul Basit, S.Pd, M.M.Inov bersama Dinda Ustan, siswi Kelas VII peraih Juara II “Smash On Druggs BNNP NTB Cup 2022”. Dan, di antara 17 medali nasional yang direbut Nadina Chantika, siswi Kelas VIII. (ayi/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Dua peserta didik SMPN 1 Dompu berhasil mengukir sederet prestasi spektakuler. Kedua siswi luar biasa itu, Nadina Chantika (Kelas VIII) dan Dinda Ustan (Kelas VII).

Dinda Ustan, putri pasangan M. Amin dan Rahmi asal Desa O’o, Kecamatan Dompu, meraih Juara II dan merebut Medali Perunggu pada Kejuaraan Tenis Meja “Smash On Druggs BNNP NTB Cup 2022”, di Mataram, 5-7 Maret lalu.

“Kita (sekolah) memberikan reward berupa sertifikat. Sedangkan dana untuk memotivasi semangatnya, insya Allah segera menyusul,” kata Kepala SMPN 1 Dompu Abdul Basit, S.Pd, M.M.Inov, pada Lakeynews.com, di ruang kerjanya, Senin (14/3).

Nadina Chantika, lebih hebat lagi. Sepanjang tahun 2021, Sekretaris OSIS yang merupakan putri Eka Fitriliani, S.Kep, asal Rabalaju, Kelurahan Potu itu, memborong sekitar 17 medali dan penghargaan di berbagai cabang lomba tingkat nasional.

Tiga dari sederet prestasi Nadina yang mengharumkan nama SMPN 1 Dompu khususnya serta Kabupaten Dompu dan Provinsi NTB umumnya dimata nasional itu, yakni pada mata pelajaran IPA, Bahasa Inggris dan Matematika.

Ajang lomba dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei 2021 tersebut, Nadina meraih Juara I Nasional (medali emas) IPA, Juara II Nasional (perunggu) Bahasa Inggris dan Juara II Nasional (perunggu) Matematika.

“Prestasi mereka sangat luar biasa,” puji Basit yang belum genap sebulan kembali mempimpin salah satu sekolah favorit masyarakat Dompu itu.

Dinda misalnya. Meski baru kelas VII dan memiliki tubuh kecil, mampu merebut Juara II tenis meja antarpelajar SMP se-NTB.

Basit mengharapkan berbagai pihak, terutama orang tua siswa untuk terus memberikan dukungan. Khususnya dalam mendampingi dan memotivasi anaknya saat melakukan latihan. Sehingga prestasi si anak dapat dipertahankan, bahkan dapat dikembangkan dan ditingkatkan.

“Kita harapkan, kedepan Dinda mampu menembus dan mengukir prestasi di tingkat nasional,” ujar Basit didampingi Wakasek Kurikulum Teguh Ponco Sungkowo, S.Pd.

Demikian juga Nadina. Keberhasilannya dalam merebut 17 medali plus piagam perhargaan di berbagai lomba bertaraf nasional, tidak terlepas dari peran dan dukungan orang tua serta berbagai pihak.

Prestasi yang dicapai Nadina (17 medali) di tingkat nasional, diakuinya, selama ini belum sempat diekspos (dipublikasikan) karena beberapa kendala. Baru dipublikasikan awal tahun ini.

“Publikasikan penting, semata-mata untuk mendorong dan memotivasi siswa-siswa dalam berprestasi, baik Nadinan dan Dinda maupun siswa lain,” paparnya.

Kalau kemarin baru meraih perak, kedepan diharapkan bisa meraih perunggu. Kalau kemarin sudah berhasil meraih perunggu, kedepan bisa meraih emas.

“Kalau kemarin, baru Nadina dan tahun ini ada Dinda, kedepan diharapkan muncul Nadin-nadin lain dan Dinda-dinda baru. Bukan hanya di bidang pengetahuan dan olahraga, tapi juga di bidang lain, seperti seni dan lainnya,” harap Basit.

Diketahui, Basit sendiri sudah melanglang buana menjabat kepala sekolah. Penah menjabat kepala SMPN 4 Dompu, kepala SMPN 2 Dompu dan juga pernah setengah tahun menjabat kepala SMPN 1 Dompu. (ayi)