

Juga, Lakukan Penanaman Mangrove di Moti To’i
–
DOMPU, Lakeynews.com – Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan, Kamis (18/11) mengunjungi PT. Sukses Mantap Sejahtera (SMS), perusahaan tebu dan produsen gula di Desa Doropeti, Kecamatan Pekat.
Beberapa saat sebelumnya, pada hari yang sama, Wabup melakukan penanaman mangrove di wilayah Pantai Moti To’i, Desa Talokalo, Kecamatan Kempo.
Kunjungan ke PT. SMS mulai sekitar pukul 11.00 Wita, Wabup bersama rombongan meninjau langsung mekanisme Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di perusahaan tersebut.
Kehadiran Wabup dan rombongan disambut hangat pihak PT. SMS, termasuk yang bertindak sebagai juru bicara perusahaan, Operational Director, Izmirta Rachman dan Factory Manager, Dwi J.
Ketika mendampingi Wabup, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diwakili Kabid Lingkungan Hidup Andi Bachtiar, ST, mengimbau PT. SMS merespon cepat keluhan dari warga terkait pengolahan limbah cair perusahaan.
PT. SMS, kata Andi, harus memastikan kajian healing dari DLH yang dilaksanakan beberapa waktu sudah dilaksanakan dengan baik. “Jangan sampai limbah yang dihasilkan mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi perusahaan,” harapnya.
Kepada Wabup dan rombongan, Operational Director PT. SMS Izmirta Rachman menjelaskan bagaimana mengolah limbah cair di perusahaan itu.
Menurut Izmirta, perbaikan IPAL terus dilakukan PT. SMS. Perbaikan dimaksud akan selesai tahun depan, 2022. PT. SMS sudah menyiapkan Grand Design pengerjaan untuk itu.
“Kami sadar bahwa PT. SMS juga menjadi bagian dari masyarakat Kabupaten Dompu. Kami ingin antara masyarakat dan PT. SMS “Zero Conflict” dan tidak ada komplain dari masyarakat sekitar,” tuturnya.
Setelah sesaat berdialog dengan jajaran PT. SMS, Wabup meninjau lokasi pabrik dan melakukan pemantauan ke areal pengolahan limbah cair perusahaan penghasil gula terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat ini.
Sebelum berkunjung ke PT. SMS, Wabup dan rombongan melakukan penanaman pohon mangrove di kawasan Pantai Moti To’i Desa Talokal. Kegiatan itu melibatkan berbagai stakeholder.

Rencananya, di lokasi tersebut akan ditanami 1000 pohon mangrove yang diinisiasi DLH dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) bekerja sama dengan PT. Dunia Mas.
Ikut dalam kegiatan ini, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Ir. Syarifuddin, Kabid Lingkungan Hidup DLH Andi Bachtiar, pejabat DKP, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Ir. H. Rusdin, M.Si, dan pihak PT. Dunia Mas diwakili Legal Advisornya Muhammad Nukman, SH.
Pada kesempatan itu, Wabup menjelaskan, kegiatan penanaman mangrove sebagai bagian upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan terpeliharanya lingkungan alam. Sehingga, terlestari dan terjaga dari kerusakan. “Ini dibutuhkan kerja sama dari semua pihak,” harapnya.
Menurutnya, penanaman pohon mangrove harus terus dilakukan. “Tidak ada kata terlambat untuk berbuat. Lestarikan mangrove, lestarikan bumi,” imbuhnya.
Sementara itu, Muhammad Nukman menjelaskan, penanaman mangrove merupakan salah satu pilot project dari PT. Dunia Mas. Juga sebagai bentuk kepedulian lewat dana CSR perusahaan.
“Penanaman mangrove sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam menjaga biota laut dan menjaga bibir Pantai Moti Toi dari abrasi,” sambung Nukman. (tim)
