Peringatan HUT MIO Indonesia Wilayah Provinsi NTB dirangkaikan dengan rapat evaluasi perjalanan setahun di Pavilion Kura-kura, Kota Mataram, Kamis (18/11). (ist/lakeynews.com)

Peringati HUT Pertama, MIO Indonesia NTB Evaluasi Perjalanan Setahun

MATARAM, Lakeynews.com – Peringatan HUT Media Independen Online (MIO) Indonesia untuk tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Pavilion Kura-kura Kota Mataram, Kamis (18/11) berjalan spektakuler dan lancar.

Kegiatan yang dibalut dengan suasana silaturahmi tersebut berlangsung kekeluargaan hangat antara para pengurus MIO Indonesia Wilayah dan Daerah se-NTB.

Hadir dalam acara para ketua dan pengurus DPD MIO Se-NTB, pembina MIO NTB dan pengurus DPW MIO NTB.

Ketua DPW MIO Indonesia Provinsi NTB Feryal MP mengucap syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pentolan MIO NTB yang hadir.

“Alhamdulillah kita bisa bertemu dan berkumpul di tempat yang istimewa ini. Saya mengapresiasi kehadiran anggota, pengurus DPW dan pengurus DPD yang hadir di sini,” ujar Feryal dalam sambutannya.

Feryal mengatakan, acara HUT MIO Indonesia ini tidak lain untuk memperingati satu tahun perjalanan MIO Indonesia dan mengevaluasi sejumlah langkah yang telah dilakukan dan progres kedepan.

“HUT MIO Indonesia telah dilaksanakan di Jogjakarta pada 10 November kemarin. Kegiatan di NTB merupakan yang ketiga setelah peringatan juga dilaksanakan di Jogja dan DKI Jakarta,” kata Feryal.

Dia mengajak para pengurus untuk sama-sama membangun organisasi ini menjadi lebih besar dan lebih baik, sehingga tujuan organisasi ini dapat tercapai.

Ia juga mengajak para anggota member of MIO NTB untuk menjadi media yang profesional, objektif dan berimbang dalam memberikan informasi ke publik.

“Jangan melanggar Kode Etik dan perhatikan UU Pers dalam menjalankan jurnalistik,” kata Feryal.

Ketua DPW MIO Indonesia Provinsi NTB Feryal MP, ketika memberikan sambutan. (ist/lakeynews.com)

Semua media yang tergabung di MIO Indonesia juga diajak untuk membantu pemerintah dalam memulihkan ekonomi pariwisata dan memutus mata rantai Covid-19 melalui edukasi di media digital. Membantu suksesnya program strategis pemerintah.

“Media digital adalah senjata paling tajam pada era ini. Karena itu, berikan informasi yang berbobot, berkualitas dan memerangi hoax,” imbuhnya.

Usai peringatan HUT MIO Indonesia, langsung diadakan rapat evaluasi pengurus DPW dan pengurus DPD MIO Indonesia se-Provinsi NTB.

Rapat tersebut membahas program kerja dan mengevaluasi para pengurus yang tidak aktif dan tidak memiliki kontribusi bagi MIO Indonesia.

“Saya berharap para pengurus DPD maupun DPW MIO Indonesia Provinsi NTB aktif dan berkontribusi bagi organisasi. Jika tidak, perlu dipertimbangkan untuk dipertahankan,” katanya.

Karena mulusnya jalan organisasi adalah karena kekompakan pengurus.

Dalam rapat itu juga dibahas agenda besar yang akan dilaksanakan di Lombok (NTB). Yaitu Rakernas pertama MIO Indonesia pada awal tahun depan.

“Kami di NTB sudah siap menggelar Rakernas. Baik dari segi situasi pandemi Covid-19 yang sudah melandai maupun kesiapan para personel MIO NTB dengan semangat yang berkobar-kobar menjelang Rakernas, sudah siap,” katanya.

Piahaknya akan segera mengadakan rapat besar-besaran untuk menghadapi Rakernas. “Bila perlu, kita langsung pembentukan panitia kecil agar ini mulai berjalan karena waktu tidak banyak lagi,” tandasnya.

Ketua Umum DPP Media Independen Online (MIO) Indonesia AYS Prayogie. (ist/lakeynews.com)

Sementara itu, Ketua Umum DPP MIO Indonesia AYS Prayogie di Jakarta, Kamis, mengapresiasi pergerakan yang telah dilaksanakan para pengurus di beberapa wilayah, termasuk NTB.

“Ini bukti kekompakan dan kebersamaan para pengurus. Kita harapkan, ini terus berjalan baik sehingga MIO Indonesia menjadi besar,” katanya.

Terkait Rakernas, Yogie sangat mendukung pergerakan DPW MIO NTB yang selalu semangat dalam membesarkan organisasi.

“Terkait Rakernas, saya akan berkomunikasi dengan para petinggi dan pendiri MIO Indonesia, sehingga ini berjalan baik,” ujarnya.

Berkat pergerakan-pergerakan semua unsur yang ada di DPP, DPW dan DPD MIO Indonesia, menjadikan MIO semakin besar. Bahkan dalam waktu dekat belasan provinsi akan bergabung di MIO. (tim)