Bupati Dompu “Aby” Kader Jaelani, Wakil Bupati H. Syahrul Parsan dan Sekda Gatot Gunawan P. Putra, saat memberikan pengarahan dan pembinaan kepada para ASN di lingkup Pemkab Dompu. Salah satunya, Dinas Dikpora. (ist/lakeynews.com)

Empat Hari Pembinaan, AKJ-Syah Sasar 20 Instansi

MORAL Aparatur Sipil Negara (ASN), salah satu persoalan krusial yang paling ditekankan Bupati Dompu “Aby” Kader Jaelani dan Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, ST, MT (AKJ-Syah).

“ASN adalah panutan masyarakat. Jaga moral. Jangan melakukan hal-hal yang melanggar aturan kepegawaian maupun aturan agama,” tegas AKJ.

Penegasan itu disampaikan AKJ ketika memberikan pengarahan dalam agenda road show Pembinaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Dompu selama empat hari terakhir, Senin-Kamis (6-9/9).

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung dari tanggal 6 hingga 13 September 2021 ini. Tampak selalu ikut dalam pembinaan itu, Sekda Dompu Gatot Gunawan P. Putra, SKM, M.MKes.

Ikut juga Ketua DPRD Andi Bachtiar, Amd.Par, Kapolres AKBP Syarif Hidayat, SH, SIK, Dandim 1614/Dompu Letkol Ali Cahyono, S.Kom, Kajari M. Abeto Harahap, SH, MH, dan pejabat struktural Eselon II dan III.

Khusus selama empat hari awal-awal kegiatan pembinaan, AKJ-Syah berhasil menyasar 20 instansi. Pada hari pertama (6/9), pembinaan dilakukan terhadap empat OPD.

OPD yang mendapat giliran perdana diberikan pembinaan tersebut, Dinas Perhubungan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Perkebunan dan Dinas Ketahanan Pangan.

Pembinaan hari kedua (7/9) dilakukan terhadap delapan OPD di Cluster 2. Tiga diantaranya, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P3A), serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag).

Selain itu, Dinas Koperasi dan UKM (Diskop-UKM), Dinas Tenaga Karja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Perizinan Terpadu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan), serta Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda).

Sedangkan pada hari ketiga (8/9), empat OPD dibina AKJ-Syah. Masing-masing Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda dan Litbang), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Sementara pada hari terakhir (9/9), juga dilakukan pembinaan terhadap empat OPD. Pembinaan yang dipusatkan di Lapangan Beringin itu, terdiri dari Sekretariat DPRD, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, serta Inspektorat.

Kegiatan pembinaan pada Kamis yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Olahraga Nasional 2021 itu dipimpin Wabup H. Syahrul Parsan. Selain dihadiri pejabat struktural, juga hadir Pengurus KONI, para Pengurus Cabang Olahraga dan atlet, serta para ASN.

Persoalan moral yang diwanti-wanti dan dititikberatkan agar tidak dilakukan ASN itu termasuk menyangkut penyakit sosial. Antara lain; perselingkuhan –apalagi perzinahan, terlibat Narkoba, korupsi (pencurian), perjudian dan lainnya.

Disamping terkait masalah moral, Bupati AKJ juga mengingatkan para ASN agar bekerja secara profesional, memahami Tupoksi dan memahami ketentuan yang berlaku.

“Saya minta para ASN bekerja sesuai ketentuan. Hindari melakukan hal-hal yang tidak sesuai aturan yang berlaku,” imbuh AKJ.

AKJ dengan tegas memastikan akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum ASN yang melanggar ketentuan. Mulai dari teguran hingga pemecatan, jika yang bersangkutan sulit dibina.

Bukan itu saja, AKJ meminta para ASN untuk ikut menyukseskan program vaksinasi Covid-19 dan menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikannya kepada warga.

Memperkuat pernyataan Bupati, Sekda Gatot Gunawan P. Putra yang dihubungi Lakeynews.com mengatakan, Bupati AKJ memang memberikan penekanan khusus terkait persoalan moral ini.

“Intinya, Beliau (Bupati, red) menginginkan agar segenap ASN taat aturan. Tidak melakukan pelanggaran. Meningkatkan semangat dan etos kerja, bekerja dengan baik dan profesional,” papar Gatot via ponselnya. (tim)