Proses finishing pembangunan gedung Ponpes Tajul Karomah di Desa O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. (feri/lakeynews.com)
Ketua Yayasan Ponpes Tajul Karomah Ustaz Khairul Qamar, S.Pd. (feri/lakeynews.com)

Pengajar Rata-rata Alumni Universitas Islam Luar NTB

DOMPU, Lakeynews.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Karomah di Desa O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, membuka pendaftaran. Menariknya, Ponpes ini hanya menerima santriwati.

Ketua Yayasan Tajul Karomah, Khairul Qamar, S.Pd, menjelaskan, berdirinya Ponpes tersebut didedikasikan untuk membangun generasi pecinta Alquran hingga berlanjut mengamalkannya.

“Tekad saya kedepan, lewat Ponpes Tajul Karomah sesuai namanya mahkota kemuliaan bagi penghafal Alquran. Insya Allah menjadi jawaban para orang tua yang menginginkan putrinya menjadi hafizah,” katanya pada Lakeynews.com, baru-baru ini.

Pria yang akrab disapa Ustaz Khairul ini menceritakan, awal dirinya merintis Ponpes ini. Dulu dirinya pernah mengantar salah satu keluarga mendaftar Ponpes di luar NTB.

”Saya kaget dengan biaya akomodasi perjalanan yang tidak sedikit saat itu. Untuk pergi jenguk keluarga saja bisa menghabiskan biaya berjuta-juta,” jelasnya.

Dari situlah ide awal membangun ponpes ini. ”Untuk menghemat pengeluaran, menurut saya, bagaimana kalau biaya akomodasi para orang tua yang menginginkan anaknya sekolah Ponpes di luar NTB dialihkan ke sini saja,” ujarnya.

Biaya itu, lanjut Khairul, nanti digunakan untuk membiayai Ustazah pembimbing yang kita undang dan fasilitas pendukung di Ponpes ini. ”Insya Allah kompetensinya sama seperti ustazah pembimbing Ponpes di luar NTB,” terangnya.

Dia berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, terutama fokus hafalan Alquran 30 juz bagi semua santriwatinya. ”Sejauh ini sudah menghubungi dan mengontrak ustazah penghafal 30 juz Alquran sebagai pembimbing. Mereka alumni berbagai Universitas Islam di Jakarta, Surabaya dan Sumatera,” bebernya.

“Alhamdulillah ustaz dan ustazahnya sudah siap datang ke sini untuk mengabdi dan membimbing para santri Ponpes Tajul Karomah,” sambungnya.

Dengan jargon “Hafal Alquran 30 Juz sebagai Prioritas”, Ponpes ini menawarkan tingkat pendidikan SMP dan SMA Tahfidz. ”Kedua program ini terbatas untuk 30 orang saja. Nanti akan dibagi 15 santri per jenjang,” kata Khairul.

Adapun biaya pendidikan yang ditawarkan, menjangkau semua kalangan, terutama ekonomi menengah ke bawah. ”Uang makan per bulan Rp. 350 ribu. Sumbangan Pembinaan Pendididikan (SPP) Rp. 100 ribu dan Infaq pembangunan Rp. 5 juta,” jelasnya.

Untuk fasilitas penunjang pendidikan, lanjutnya, sudah ada gedung dua lantai, air, listrik, fasilitas belajar yang memadai dan juga keamanan yang ketat. ”Di tiap sudut sekolah sudah dipasang CCTV,” bebernya.

Sementara untuk pelajaran ekstra kurikuler, Ustadz Khairul Qamar menambahkan, pihaknya juga menfasilitasi beberapa kegiatan. Diantaranya, karate, renang, berkuda, praktek, menjahit, outbond, studi wisata, komputer, pidato bahasa Arab dan Bahasa Inggris, serta Tilawah Alquran.

Diketahui, Ponpes tersebut bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Islam La Rangga Singgalang dan berdiri tepat di atas lahan 30 are. Dikelilingi pemandangan alam persawahan yang sejuk dan elok menarik dijadikan tempat transformasi ilmu.

Bagi para orang tua calon santri yang ingin konsultasi lebih lanjut, termasuk tentang hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum mendaftar di Ponpes Tajul Karomah, bisa langsung menghubungi Ketua Yayasan di nomor kontak 085339791952. (fm)