
Peringatan Isra dan Mikraj 1442 Hijriah Khidmat
DOMPU, Lakeynews.com – Wakil Bupati (Wabup) Dompu H. Syahrul Parsan, ST. MT, mengingatkan warganya agar saat ini mewaspadai beberapa kejadian besar, seperti yang terjadi belakangan ini. Tiga diantaranya, bencana banjir, pandemi Covid-19 dan meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Bencana alam dan penyakit tersebut mengharuskan kita semua memperhatikan lingkungan dan alam sekitar,” imbuh Wabup saat memberikan sambutan pada Peringatan Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturrahman Dompu, Kamis (11/3) malam.
Hadir dalam acara yang tetap mematuhi protokoler kesehatan Covid-19 itu, Pj. Sekda Dompu, Staf Ahli Bupati, Asisten, pimpinan OPD, Kabag Lingkup Setda, pejabat Eselon III, IV dan staf lingkup Pemda Dompu. Selain itu, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh wanita, tokoh pemuda dan para jamaah lainnya.
Wabup juga mengimbau semua pihak supaya selalu mematuhi protokoler kesehatan Covid-19. Antara lain, dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Diketahui, isra dan mikraj adalah peristiwa luar biasa, merupakan mukjizat yang begitu besar bagi kerasulan Nabi Muhammad SAW. Isra dan mikraj yang terjadi pada diri Rasulullah SAW, dilakukan dengan ruh dan jasad, serta dalam waktu kurang dari satu malam.
“Kita dapat mengambil satu hikmah dari peristiwa isra dan mikraj ini. Betapa Allah SWT berkuasa mutlak atas segala sesuatu. Termasuk dalam memperjalankan hamba-Nya (Muhammad SAW),” jelas Syahrul.
Menurutnya, peristiwa isra dan mikraj ini dapat dijadikan momentum merajut kembali benang yang kusut, meningkatkankan semangat ukhuwah dan rasa persaudaraan di antara sesama. “Mari kita bahu membahu, bersinergi antara satu dengan lainnya,” ajaknya.
Hal itu penting untuk mewujudkan masa depan Dompu yang lebih cerah melalui program JARA PASAKA (Jagung, Porang, Padi Sapi dan Ikan). Selain terwujudnya masyarakat Dompu yang mashur (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius).
“Semoga daerah ini terus diberkahi oleh Allah SWT, sehingga menjadi daerah yang baldatun, toyyibatun warabbun ghafur,” harapnya Syahrul.
Sementara itu, Ustaz Muhammad Fadil Begeal dalam tausiahnya mengatakan, peristiwa isra mikraj menjadi peristiwa yang fenomental dan menjadi bukti akan kekuasaan dan kehebatan Allah SWT. “Dan, ini menjadi bagian dari kemuliaan Rasulullah Muhammad SAW,” ujarnya.
Ustaz Fadil mengajak para jamaah yang hadir untuk senantiasa meningkatkan amal ibadahnya kepada Allah SWT, terutama salat lima waktu. “Momen isra mikraj, hadiah Allah SWT bagi kerasulan Muhammad SAW,” urainya. (tim)
