Ketua YHC Dompu Alwi, SH, saat penurunan bibit pohon di Desa Kramabura, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. (ady/lakeynews.com)

Direncanakan, Bupati dan Seluruh OPD Hadir Saat Penanaman

DOMPU, Lakeynews.com – Sekelompok pemuda Dompu yang mengatasnamakan Young Healthy Care (YHC) menggagas gerakan selamatkan generasi dan hutan dengan edukasi kesehatan lingkungan dan penanaman 1000 pohon.

Peserta kegiatan yang akan dilaksanakan Sabtu dan Minggu (13-14 Februari) di Waduk Sori Na’e Desa Kramabura, Kecamatan Dompu ini, juga akan melakukan aktivitas kemah dan kegiatan sosial dengan warga desa setempat.

“Peserta akan kami edukasi soal kesehatan lingkungan, sanitasi air, pengolahan sampah, menjaga keasrian hutan dan bahaya pengerusakan hutan,” ungkap Ketua YHC Dompu Alwi, SH, pada Lakeynews.com saat mengecek lokasi kegiatan, Kamis (11/3).

Dikatakannya, tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi warga desa setempat khususnya generasi milenial agar peduli kondisi hutan dan peka pada kesehatan lingkungan.

“Generasi milenial harus mulai sadar akan warisan utama yang di miliki masa depan adalah lingkungan yang sehat. Kalau lingkungan tidak sehat, otomotis masyarakatnya juga tidak sehat,” jelas pria yang memiliki akun facebook Alwi Bofteim.

Lanjut Alwi, generasi penerus harus lebih peduli dengan lingkungan dan pentingnya keberadaan hutan yang asri. “Generasi milenial harus berani menghentikan aksi pengrusakan, mengakhiri tradisi pembabatan liar dan perluasanan kawasan perladangan,” tegas Jay, sapaan akrab Alwi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, kegiatan ini memiliki tema besar yakni Menuju Dompu Lestari Bersama YHC Green Recovery. “Kegiatan ini, sebagai stimulus awal agar merangsang warga terutama kaum milenial supaya cinta lingkungan sehat, melindungi dan menjaga hutan,” jelas Jay.

YHC bersama beberapa pegiat lingkungan Dompu mengecek lokasi kegiatan. (ady/lakeynews.com)

Kenapa memilih Desa Kramabura? Pria yang baru dilantik sebagai salah satu pengurus TP PKK Kabupaten Dompu ini menuturkan, sebagai inisiator kegiatan dirinya memiliki alasan yang khusus. “Sengaja kami pilih desa ini, karena menjadi sumber air warga Dompu. Dan, kedepan disini akan berdiri satu Perusahaan Daerah Air Minum Milik Daerah (PDAM). Embrionya sudah ada kok, tinggal digarap oleh daerah,” ujarnya.

Alasan lainnya, lanjut pemilik akun facebook Alwi Bofteim ini adalah soal identitas Donggo yang menurutnya, dikenal sebagai pelindung hutan. “Yang saya tahu orang Donggo itu paham hidupnya tidak bisa terpisah dari hutan dan sumber kehidupan mereka pun dari kawasan hutan,” bebernya.

Peserta kegiatan yakni 100 orang anak-anak desa setempat, generasi milenial Dompu, pegiat lingkumgan, Angkatan 2014, masyarakat Desa Kramabura, Pejabat dan KPH Se-Kabupaten Dompu. “Bupati dan Wakil Bupati Dompu AKJ-Syah sudah menyatakan hadir, untuk menanam pohon di hari Minggu bersama Forkompinda dan Asn yang ada di seluruh OPD,” paparnya.

“Kegiatan ini merupakan perwujudan dari 15 persen program AKJ-Syah. Oleh karenanya Bapak Bupati dan Wabup dipastikan hadir,” pintanya.

Adapun jenis bibit pohon yang akan ditanam yakni kemiri, beringin, nangka, mente, gaharu dan jabon. (ady/fm)