
Warga Gencar dan Semangat Melakukan Persiapan
–
DOMPU, Lakeynews.com – Masyarakat Desa Persiapan Safa’a Jaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, sangat berharap impian mereka menjadi desa definitif segera terwujud. Dan harapan itupun diyakini akan segera terwujud.
Beberapa hari lalu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Dompu Jamaludin, S.Sos dan Ketua Komisi I, Ir. Muttakun dan anggota dewan utusan Dapil Manggelewa dan Kilo Suhaimin, SH, turun ke sana. Selain survei, mereka juga sempat belakukan pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat setempat.
“Desa Persiapan Safa’a Jaya sudah sangat layak menjadi desa pemekaran dan didefinitifkan, karena sangat jauh dari pelayanan,” kata pihak dewan yang diwakili Jamaludin, Muttakun dan Suhaimin, dalam pertemuan dengan warga setempat.
Seiring dengan itu, kendati banyak tantangan yang dihadapi, masyarakat Safa’a Jaya begitu gencar, semangat dan solid melakukan persiapan. Mereka mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung proses pemekaran desa.

Diketahui, usulan Desa Persiapan Safa’a Jaya pisah dari desa induk, Desa Lanci Jaya, diajukan masyarakat setempat tejak tahun 2004. “Sudah sekitar 17 tahun diajukan. Tetap sampai saat ini (awal Maret 2021) belum juga terwujud,” kata Pemuda Desa Persiapan Safa’a Jaya Buhari pada Lakeynews.com, Sabtu (6/3).
Bagi warga Safa’a Jaya, pemekaran desa bukan sekadar keinginan atau ambisi beberapa orang saja. Namun, lebih pada kebutuhan pelayanan masyarakat pada umumnya.
Selain itu, Safa’a Jaya ingin hadir untuk mendukung program pemerintah, mempermudah pelayanan, pemerataan pembangunan dan percepatan pembangunan. “Visi kami sesuai dengan visi pemerintah daerah. Membangun Dompu dari Desa,” papar Buhari.
Keinginan mekar dari desa induk, juga sudah memperhatikan segala aspek pendukung proses pelaksanaan pemekaran desa. Saat ini, di sana ada 519 kepala keluarga (KK), 2.521 penduduk, serta memperhatikan luas wilayah dan geografis.
Yang lebih penting dari keinginan masyarakat untuk mekar desa induk, karena jarak pelayanan pemerintahan desa yang begitu jauh. “Bayangkan jaraknya sekitar 6-7 kilometer dari desa persiapan ke desa induk,” ungkap Buhari.
“Karena itu, kami sangat berharap agar pemerintah daerah dan tim verifikasi dapat mempertimbangkan secara logis pemekaran dan pendefinitifan Desa Safa’a Jaya,” sambungnya. (tim)
